Beranda Daerah Pasca Safari Ramadhan Ke Bogor, Baliho Safari Ramadhan AHY Dirusak Oknum Tak...

Pasca Safari Ramadhan Ke Bogor, Baliho Safari Ramadhan AHY Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

Publikbicara.com,- Pasca Safari AHY ke kantor DPC Demokrat Kabupaten Bogor, beberapa baliho Safari Ramadhan AHY dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab. Sahabat Demokrat Milenial pun mengecam tindakan perusakan baliho di Jalan Tegar Beriman Pemda Kabupaten Bogor.

“Kami sangat menyayangkan pengrusakan baliho Demokrat yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab yang baru beberapa hari kami pasang menyambut kedatangan Mas ketum AHY ke Kab.Bogor” ujar Ketua Sahabat Demokrat Milenial, Ibnu Sakti Mubarok, Kamis (13/4/2023).

Baca Juga :  Skuad Karate PPOPM Kabupaten Bogor Siap Bertarung di Kejurnas 2024

Ibnu menduga tindakan pengecut yang dilakukan oleh orang tersebut bagian dari upaya adu domba di saat tengah melejitnya elektabilitas Partai Demokrat di Kabupaten Bogor.

“Baliho partai lain yang sudah terpampang 1 bulan lebih lamanya masih tetep utuh, baliho kami dirusak begitu saja,” ungkap Ibnu.

Sahabat Demokrat Milenial menyatakan sikapnya berkoordinasi dengan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Dede Chandra Sasmita agar perbuatan oknum yang tidak mengenakan itu disikapi dengan bijak.

“Kami akan koordinasi dengan Kang Decan selaku Ketua DPC Demokrat dan BHPP Demkorat , yang jelas kami akan mencari oknum pelaku tersebut dan meminta klarifikasi apa yang dilakukan olehnya apakah itu tindakan secara spontan atau tindakan yang memang dilakukan oleh oknum suruhan,

Baca Juga :  Ribuan Suku Baduy Turun Gunung Bawa Hasil Panen Dalam Ritual Seba

 

karena jelas ini adalah sebagai bentuk pelecehan terhadap kami sebagai kader Partai Demokrat, dan kami pastikan akan membawa kasus ini kepada jalur hukum,” tandas Ibnu Sakti Mubarok yang juga aktivis asal Rumpin tersebut.

 

Editor : Camel

Artikulli paraprakViral BNN Kota Tasikmalaya Minta THR ke PO Bus Budiman, BNN Jabar Turun Tangan
Artikulli tjetërSeorang Wanita Berusia 50 Tahun di Kota Bandung, Meninggal Dunia Saat Tadarusan di Mesjid