Beranda Daerah Diduga Minimnya K3, Pemotor Tak Sadarkan Diri Usai Menabrak Alat Berat di...

Diduga Minimnya K3, Pemotor Tak Sadarkan Diri Usai Menabrak Alat Berat di Jalan Raya Cigudeg

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM- Diduga minimnya penerangan jalan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), satu unit motor bernomor polisi F 6754 PK ringsek usai menabrak sebuah alat berat yang terparkir di badan jalan yang sedang ada kegiatan proyek betonisasi pada ruas jalan Nasional di Kampung Cicopong, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kecelakaan itu terjadi tepatnya di depan Kantor Kecamatan Cigudeg pada, Jumat 09 September 2022 malam sekira pukul 21.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, korban yang tak sadarkan diri harus dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut warga sekitar, Farhadi mengatakan, Pengendara motor sempat tidak sadarkan diri akibat adanya benturan keras pada bagian kepala sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Pakar Hukum: Menyelami Peran dan Kepakarannya di Dunia terkait Hukum

“Korbannya gak sadar, lukanya paling parah di kepala sama muka, kayaknya karena benturan alat berat, pas setelah kejadian kebetulan ada mobil ambulance lewat terus langsung dibawa sama pihak kontraktor ke rumah sakit umum daerah Leuwiliang,” ungkap Farhadi.

Sementara itu ,Kanit Intel Polsek Cigudeg Dikno membenarkan, adanya kecelakaan lalu lintas kendaraan sepeda motor yang menabrak alat berat jenis vibro rolles di lokasi Pekerjaan proyek beton jalan nasional cigudeg.

“iya betul ada kejadian tabrakan tunggal, inikan prosesnya sudah diarahkan ke laka Polres Bogor ya, karena kan mungkin penanganan lebih paham, terus korban nya juga belum bisa ditemui dirumah sakit, mungkin nanti nunggu informasi dari kordinator lapangan proyeknya, karena madun sedang dirumah sakit Leuwiliang,” katanya.

Baca Juga :  Ini Loh Kisaran Gaji Kepala Desa dan Perangkat Desa di Tahun 2024: dari Kades, Sekretaris Desa, dan Perangkat Desa

Selain belum ditemukanya identitas korban, kecelakaan tersebut juga di indikasi terkait tidak adanya rambu penerangan proyek sehingga jalan tersebut gelap hingga terjadinya kecelakaan yang menabrak alat berat proyek.

“Identitas nya masih belum diketahui karena belum sadar orangnya, indikasi nya kalau yang saya amati kayanya kurangnya rambu-rambu lalulintas kaya penerangan dan sebagainya,” Kata kanit intelkam Polsek Cigudeg Dikno

Dikonfirmasi Melalui telepon seluler, Pelaksana proyek jalan beton PT sarana kontruksi KSO, Ade setiawan belum memberikan keterangan lebih. Pasalnya, dirinya masih mengurus korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang.

“Iya pak saya masih di rumah sakit umum Daerah Leuwiliang pak,” katanya. (Fex)

Artikulli paraprakKatar Bobar Gelar Rakercam
Artikulli tjetërWarga Desa Sukamaju, Cigudeg Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Bantaran Sungai Cidurian, Ditemukan Banyak Luka di Kepala