Beranda Bogor Raya Derasnya Arus Banjir Bandang di Desa Purasari Leuwiliang Mampu Seret Mobil Warga...

Derasnya Arus Banjir Bandang di Desa Purasari Leuwiliang Mampu Seret Mobil Warga yang Terparkir

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Sebuah mobil pickup berwarna hitam milik warga yang terparkir di jalan di Kampung Cisarua, Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor terseret derasnya banjir bandang yang menerjang pada Rabu, 22 Juni 2022 malam. Banjir juga merusak puluhan rumah warga.

Secara perlahan, banjir menyeret mobil yang terparkir di jalan milik desa tersebut sejauh sekitar 30 meter dari lokasi awal mobil tersebut diparkirkan pemiliknya.

Sementara itu, saat kejadian sang pemilik mobil itu berusaha menyelamatkan keluarganya ke tempat yang lebih aman.

Banjir didahului dengan hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam yang menyebabkan aliran sungai Cisarua meluap.

Pemilik Mobil, Wahid (60) mengatakan, saat hujan deras, tiba-tiba air masuk ke area permukiman warga dan membuat warga panik dan berusaha meyelamatkan diri.

Baca Juga :  Berikut Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes Tahun 2022

“Pokonya kejadian pas hujan datang berhenti saya periksa kesana ternyata air sudah besar kesini, pas kejadian saya dirumah,” ungkap, Wahid kepada wartawan pada, Rabu 22 Juni 2022.

Wahid mengatakan, akibat kejadian itu, satu mobil minibus miliknya bahkan sempat terseret sekitar 30 meter. Bahkan, air masuk ke dalam rumahnya sekitar 30 centi meter.

“Semua fasilitas rumah terendam, untuk kendaraan 3 roda dua dan mobil saya pickup hanyut sekitar 30 meter lah.” katanya.

Saat kejadian, Dirinya menyampaikan, fokus untuk menyelamatkan anggota keluarganya ke bagian lantai dua rumahnya.

Baca Juga :  Gempa Sukabumi Terjadi di Zona Benioff, Berikut Penjelasannya

“Pokonya saya kesitu orang pada teriak air besar dan ngejeblag pas liat mobil terbawa hanyut, bodoamat amat mobil mah saya naik lagi ke atas pas liat mobil tidak ada sekitar 30 meter,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purasari, Agus Soleh Lukman mengatakan, sebanyak dua RW yang terdampak banjir bandang di wilayahnya, yakni di RW 05 dan RW 06.

“Pendataan sementara diperkirakan ada sekitar 20 sampai 30 rumah warga yang alami rusak ringan, sedang dan rusak berat. Selain itu, beberapa fasilitas umum seperti Pondok Pesantren, Mazlis Taklim,” katanya. (Fex)

Artikulli paraprakBanjir Bandang Terjang 2 RW di Desa Purasari Leuwiliang Tiga Orang Warga Terseret Arus
Artikulli tjetërBeberapa Fasilitas Umum Terdampak Banjir di Desa Purasari Bogor

Tinggalkan Balasan