Beranda Daerah Hujan Dua Jam Rendam Jalan dan Terminal Leuwiliang, Pemotor: Sering Juga Ada...

Hujan Dua Jam Rendam Jalan dan Terminal Leuwiliang, Pemotor: Sering Juga Ada yang Mogok

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor hampir dua jam mengakibatkan aliran sungai irigasi Cigatet di sepanjang jalan Raya Leuwiliang meluap hingga ke badan jalan. Luapan sungai irigasi cigatet itu bahkan merendam sebagian area Terminal Leuwiliang

Menurut Pemilik Bengkel Motor di jalan raya leuwiliang, Aji Suherman (55) mengatakan, hujan terjadi sejak pukul 14.00 WIB. Hujan deras mengakibatkan air dari selokan pada sisi kiri jalan dari arah Leuwisadeng menuju Bogor meluap.

“Banyak sampah, selokannya mampet jadi drainasenya gak lancar itu. Saluran dibawah (gorong-gorong) nya gak lancar kemudian air meluap sampai ke badan jalan,” kata Aji Suherman kepada wartawan pada, Jumat 17 Juni 2022.

Baca Juga :  Warga Bergotong-royong Hadapi Amblasnya Jalan di Curug Bitung: Harapan Untuk Respons Pemerintah yang Terkesan Tutup Mata

Terpisah, Kepala Toko Furniture Istana Meuble, Pian Sopian (45) mengatakan, luapan air bahkan menggenangi hingga ke area Terminal Leuwiliang yang berada di samping tokonya tersebut.

“Kedalam kira-kira sekitar 50 centi meter lah. Banjir ini gara-gara saluran air mungkin sudah gak ke tampung banyak sampah yang tersumbat juga,” ucapnya

salahsatu pengendara motor Yadi Mulyadi (42) mengatakan, bahwa air yang meluap hingga ke badan jalan tersebut tentu sangat membahayakan bagi pengendara.

Baca Juga :  Kontroversi di Laga Timnas Indonesia U-23 vs Qatar U-23: Ivar Jenner Sorot Nasrullo Kabirov

“Saya sering lewat sini, tentu ini sangat bahaya yah. Sering juga ada motor mogok,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Leuwiliang, Iman Nurhaiman mengatakan, terkait luapan sungai Irigasi Cigatet tersebut diharapkan dicarikan solusinya oleh instansi terkait.

“Mudah-mudahan instansi terkait melihat dan mencari solusi terkait genangan air sampai ke sebrang yah, masuk ke Terminal Leuwiliang itu harus dicarikan solusinya. Jadi, Jangan sampai terus-terus seperti itu saja,” katanya. (Fex).

Artikulli paraprakDiduga Buruknya Drainase, Banjir Rendam Jalan dan Terminal Leuwiliang
Artikulli tjetërKades Petir : Siapkan Jalan Alternatif, Pembangunan Jalan Jangan Asal-asalan