Katar Situ Ilir Minta Izin Pembangunan Perakitan Helm dicabut

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Penyuap Sekdis PKPP Kabupaten Bogor Tidak Ditersangkakan, Kejari : Tanya Penyidik

BOGOR-Kasus suap sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki fase menunggu tuntutan dari Jaksa Penuntut...
- Advertisement -

CIBUNGBULANG-Puluhan warga Kampung Dukuh RT 02/03 bersama Karang Taruna Desa Situ Ilir ontrog proyek pembangunan perakitan helm yang diduga menyalahi aturan perizinan. Musababnya izin lingkungan pun hanya melibatkan 37 orang saja.

“Saya minta izin dicabut karena mereka jelas menyalahi aturan perizinan serta minta transparansi baik secara persuasif dan koordinasi dengan unsur masyarakat sekitar,” kata Ketua Karang Taruna Desa Situ Ilir Sopian kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Pria yang disapa Piong menegaskan, pembangunan proyek tersebut harus memenuhi unsur permendagri yang mengatur terkait radius. Karena, hanya beberapa warga saja yang dilibatkan mengenai perizinan.

- Advertisement -

“Izin wilayah dan jumlah yang tandatangan kalau melihat permendagri minimal 100 orang tapi hanya 37
orang di satu wilayah harusnya setiap RT dilibatkan,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Desa Situ Ilir mengaku, bahwa pihaknya sudah melakukan musyawarah di wilayah RT 02/03, tapi tidak melibatkan semua RT dan sudah disampaikan perihal pembangunan pabrik tersebut.

“Jadi pada waktu pembuatan izin lingkungan semua sudah membuat kesepakatan dengan melakukan pendatanganan peruntukan perakitan helm,” tuturnya

- Advertisement -

Bahkan ia menuturkan, bahwa pabrik ini bukan peruntukan produksi melainkan perakitan saja. Makanya, pemdes pun terus melakukan koordinasi perihal limbah dan lainnya.

“Jadi untuk produksi bukan disini dan hanya sebagai tempat perakitan dan semua sudah ada izinnya,” pungkasnya.

(Cep rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Prediksi Timnas U-23 VS Bali United

JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Bali United pada uji coba kedua di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (7/3)....

Berita Terkait
publikbicara.com