27.9 C
Bogor
Kamis, 25 Februari 2021

Habib Bahar Menang Putusan Hak Asimilasi, Apakah Kemenkumham Ajukan Banding?

Berita Populer

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...

Mega Proyek Bomang Belum Lama Selesai Dikerjakan Ambles

KEMANG- Mega proyek jalan Bojonggede - Kemang berada di wilayah Desa Jampang Kecamatan Kemang yang baru rampung pengerjaanya mengalami...
- Advertisement -

BANDUNG-Persidangan Habib Bahar bin smith belum ingkrah, yang digelar Senin (12/10/2020) di Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Bandung , meskipun sudah memutuskan hasil semuanya Habib Bahar menang gugatan, nampaknya hal itu masih menunggu putusan dari Kemenkumham akan mengajukan banding atau tidak.

“Keputusan sudah dibacakan, tapi belum menyatakan pihak kemenkumham terima atau banding, kalau terima berarti bebas, tapi kalau banding ada proses lagi,” kata Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto saat dikonfirmasi, Senin sore (12/10/2020).

Mujiarto juga menambahkan, untuk putusan sudah dibacakan hanya belum ingkrah saja masih ada tahapan lain selama 14 hari pihak tergugat bisa melakukan banding juga.

- Advertisement -

“Jadi belum ada keputusan final, inilah proses hukum kita seperti ini dan kalau sidang tadi yang hadir hanya kuasa hukum, dan tergugat tetap di lapas kan dikuasakan,” tambahnya

Sementara itu, kuasa hukum Habib Bahar Bin Smith, M Ichwan Tuankota menjelaskan, hasil persidangan bahwa dikabulkan seluruhnya dan PTUN menyatakan SK yang dikeluarkan oleh Bapas Bogor tidak sah.

“Atas hal ini akibatnya bahwa yang sah asimilasi lapas pondok Rajeg, sehingga atas penangkapan habib Bahar bisa dicabut, dan karena SK dicabut dianggap tidak sah, harusnya habib Bahar bisa dibebaskan,” Kata Ihwan.

- Advertisement -

(Cep rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Siapkan Pemakaman, Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

CIBUNGBULANG - DP yang meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Berita Terkait
publikbicara.com