27.1 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

3.096 Perantau di Bogor Dapat Bantuan dari JPS Pemkot

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

Bogor-Sebanyak 3.096 warga, yang merupakan perantau di Kota Bogor masuk dalam penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Kabag Hukum dan HAM Kota Bogor Alma Wiranta mengatakan, database penerima bantuan, sudah diatur dan tertera dalam Keputusan Walikota Bogor Nomor 027.45-312. Sebagai landasan dan payung hukum pendistribusian bantuan kepada masyarakat. Data tersebut, tentunya dibuat berdasarkan hasil verifikasi di tiap kecamatan.

Berdasarkan regulasi tersebut, jumlah penerima JPS di Kota Bogor mencapai 23 ribu keluarga. Dengan rincian 19.904 keluarga asli Kota Bogor, dan 3.096 keluarga lainnya merupakan kalangan keluarga perantau yang ada di Kota Hujan.

- Advertisement -

“Ada dua kategori kelompok yang dapat bantuan. Asli warga Kota Bogor, dan perantau yang ada di Kota Bogor,” ujarnya.

Bantuan tersebut, diberikan Pemkot Bogor secara langsung kepada masyarakat tanpa perantara, melalui PT Pos Indonesia, berdasarkan alamat yang ada dalam database.

“Jadi aturan itu sebagai payung hukum bagi penerima bantuan, yang masuk dalam keluarga terdampak Covid-19, berupa Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Non DTKS) Tahun 2020. Data ini dibuat berdasarkan hasil verifikasi di tiap kecamatan dan dinas terkait, yang mengelola data keluarga miskin akibat covid-19,” katanya.

- Advertisement -

Jika dirinci berdasarkan Kecamatan, dari enam kecamatan yang ada di Kota Bogor, Tanahsareal merupakan kecamatan penerima bantuan terbanyak dengan jumlah penerima 4.180 keluarga. Kecamatan Bogor Tengah di posisi kedua, dengan 4.019 penerima. Sementara di posisi tiga Kecamatan Bogor Barat dengan 3.906 penerima.

“Kalau Kecamatan Bogor Selatan, ada 3.165 keluarga penerima bantuan. Kecamatan Bogor Timur 2.360 penerima, dan Kecamatan Bogor Utara 2.274 penerima. Data ini merupakan hasil verifikasi dan validasi, keluarga miskin yang terdampak covid-19 di Kota Bogor, berdasarkan laporan dari pihak kelurahan, kecamatan dan dinas terkait,” bebernya.

Semntara itu, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pendistribusian bantuan sudah dilakukan Pemkot Bogor sejak Senin (27/4/2020).

- Advertisement -

Bantuan tersebut, diberikan Pemkot Bogor secara langsung kepada masyarakat tanpa perantara, melalui PT Pos Indonesia, berdasarkan alamat yang ada dalam database.

Dedie menambahkan, bantuan tersebut akan diberikan Pemkot Bogor kepada masyarakat selama empat bulan ke depan. Dengan besaran bantuan senilai Rp500 ribu untuk setiap keluarga yang terdaftar.

Sumber:Radar bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com