31.5 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Penerapan PSBB Kota Bogor Diperpanjang 2 Pekan

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

LEUWILIANG - Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang,...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

BOGOR – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor, akan diperpanjang selama dua pekan.

Hal itu diungkapkan, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim usai rapat evaluasi PSBB bersama lima kepala daerah.
Menurutnya, Kabupaten Bogor, Depok, serta Bekasi (Bodebek) akan menerapkan kebijakan serupa.

Selain itu, Dedie mengatakan sudah berkonsultasi dengan Gubernur Jawa Barat untuk meminta persetujuan perpanjangan PSBB.

- Advertisement -

“Kami baru rapat koordinasi bersama kepala daerah Bodebek, untuk kesepakatan perpanjangan PSBB tahap berikutnya,” ucap Dedie, Minggu (26/4/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah perpanjangan PSBB selama dua pekan maka selanjutnya akan dievaluasi lagi. “Hal (perpanjangan) tersebut dirasa perlu, lantaran tanggal 28 April PSBB di Kota Bogor untuk tahap pertama berakhir,” ujarnya.

Rencananya, kata Dedie, Senin (27/4/2020) kelima kepala daerah akan mengirimkan surat ke Kementerian Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat untuk mengajukan PSBB tahap berikutnya.

- Advertisement -

“Kami berharap, rancangan PSBB tahap berikutnya kosisten dalam penegakan aturan, khususnya untuk sector-sektor yang tidak dikecualikan agar betul-betul bisa memahami bahwa kesulitan daerah untuk menurunkan tingkat penyebaran Covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu faktor yang membuat penerapan PSBB tahap pertama berjalan seperti sia-sia adalah masih banyaknya bidang-bidang yang tidak dikecualikan tetap beroperasi.

Sumber:Radar bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kendaraan Listrik Harus Lalui Serangkai Uji Tipe Sebelum Turun ke Jalan

Jakarta - Indonesia mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Setelah peraturan presiden soal...

Bima Arya : Habib Rizieq Dirawat di RS UMMI, Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kalau pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat....

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

JAKARTA -- Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur. MH mengalami penyiksaan mulai...

Donor Darah Puskesmas Cigombong di Sambut Gembira Oleh Warga

CIGOMBONG- Puskesmas Cigombong bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah di lakukan di ruang...

Lapas Khusus Gunung Sindur Gelar Swab Test Serentak

BOGOR – Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mengadakan Swab Test kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara...

Berita Terkait
publikbicara.com