34.4 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Penjelasan Jokowi Soal Stafsus Yang Mengundurkan Diri

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

LEUWILIANG - Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang,...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait dua staf khususnya, Adamas Belva Devara dan Andi Taufan Garuda Putra memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

Bekas Wali Kota Solo itu mengaku memahami keputusan keduanya mengundurkan diri sebagai staf khusus milenial presiden.

“Saya memahami mengapa mundur, Saudara Belva Devara dan Andi Taufan, mereka anak-anak muda yang brilian, yang cerdas dan memiliki reputasi serta prestasi yang sangat baik,” kata Jokowi dalam video di akun youtube Sekretariat Presiden yang diunggah pada Jumat (24/4).

- Advertisement -

Jokowi berharap, dengan bekal pengalaman keduanya bergabung sebagai staf khusus presiden, keduanya bisa memahami tentang pemerintahan dan kebijakan publik.

Menurut Jokowi, keduanya bersama dengan staf khusus lain sudah banyak membantu presiden dalam membuat inovasi dalam sistem pelayanan publik.

Meski begitu, Jokowi berharap, baik Belva maupun Andi bisa mencapai kesuksesan dalam bidang yang nantinya akan digeluti masing-masing.

- Advertisement -

“Saya meyakini mereka akan suskses di bidang masing-masing, Belva di bidang pendidikan dan di bidang fintek keuangan mikro dan usaha kecil,” kata Jokowi.

Sebelumnya, Belva mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Jokowi pada 15 April 2020. Dua hari berikutnya atau pada 17 April 2020, giliran Andi mengajukan pengunduran diri.

Belva mengatakan, keputusan dirinya mengundurkan diri sebagai staf khusus presiden ini agar polemik mengenai asumsi atau persepsi publik yang beragam terkait posisinya tidak berlarut-larut.

- Advertisement -

Mundurnya Belva tak lepas dari keterlibatan perusahaan yang didirikannya, Ruangguru, yang masuk dalam salah satu mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja.

Sementara Andi mengatakan, dirinya ingin mengabdi secara penuh pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya usaha mikro dan kecil.

Adapaun pengunduran diri Andi Taufan dinilai tak lepas dari informasi dalam setengah bulan terakhir.

Berawal dari surat yang dikirimnya kepada para camat di Indonesia. Surat berkop Sekretariat Kabinet itu meminta camat mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek untuk menanggulangi wabah corona.

Yang menjadipersoalan karena Andi Taufan adalah pendiri sekaligus CEO perusahaan tersebut. Surat itu menuai polemik hingga akhirnya Andi Taufan meminta maaf dan menarik surat itu.

Sumber:Kompas tv

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri...

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di Tahun 2021-2022

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kemungkinan bakal naik antara 2021-2022 mendatang. Kebutuhan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan muncul karena saat ini pemerintah tengah merancang...

Bima Arya Desak RS UMMI Untuk Lakukan Tes Swab Terhadap Habib Rizieq

BOGOR - Pihak RS Ummi Bogor, didesak oleh Wali Kota Bogor Bima Arya agar melaksanakan tes swab terhadap Habib Rizieq Shihab . Alasannya, tes...

Pemkot Bogor Bakal Naikkan Insentif Guru Ngaji Sebesar 50%

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor bakal menaikan nominal insentif bagi guru ngaji sebesar 50% pada tahun anggaran 2021. Selain menambah besaran nominal, mereka juga bakal...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian masker dan sembako kepada masyarakat...

Berita Terkait
publikbicara.com