34.4 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Memasang Busi Terlalu Kencang Bisa Rusak

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

LEUWILIANG - Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang,...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

Jakarta – Busi memiliki peran penting untuk membantu proses pembakaran di ruang mesin kendaraan bermotor. Secara kegunaan, busi berfungsi menciptakan percikan listrik yang akan memicu efek ledakan dari campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar.

Oleh sebab itu, proses pemasangan busi harus benar agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan optimal. Dalam keterangan resminya kepada detikOto, NGK Busi Indonesia menerangkan cara memasang busi yang benar.

Pertama harus diperhatikan adalah tingkat kekencangan, karena pemasangan busi dengan nilai torsi yang tidak tepat (terlalu kencang atau terlalu kendur) dapat berakibat fatal pada busi.

- Advertisement -

“Sebagai contoh, apabila memasang busi terlalu kencang dapat mengakibatkan ulir busi rusak, yang tentunya akan mengakibatkan busi nantinya akan sulit untuk dilepas kembali. Bagian center electrode hingga terminal nut pun tidak luput dari risiko kerusakan, apabila kita tidak memasang busi dengan tingkat kekencangan yang tepat, sehingga akan memengaruhi fungsi busi hingga performa mesin kendaraan,” tulis NGK dalam keterangan resmi.

Rekomendasi tingkat torsi kekencangan pemasangan busi ditentukan oleh 3 hal, yaitu tipe busi yang menggunakan gasket atau tanpa gasket, ukuran diameter ulir busi, dan tipe kepala silinder mesin yang menggunakan cast iron atau aluminium.

“Yang kedua, penggunaan kunci busi dengan ukuran yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan hexagonal busi. Hal ini perlu diperhatikan karena, penggunaan ukuran kunci busi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat mengakibatkan kunci busi tersangkut sehingga dapat menggagalkan proses pemasangan atau pelepasan busi,” lanjutnya.

- Advertisement -

Terakhir, pastikan mesin kendaraan sudah berada pada kondisi mati dalam rentang waktu beberapa saat sebelum melepas dan memasang busi, agar sifat logam pada busi maupun kepala silinder sudah stabil sehingga tidak memicu adanya kerusakan pada kedua komponen tersebut.

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri...

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di Tahun 2021-2022

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kemungkinan bakal naik antara 2021-2022 mendatang. Kebutuhan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan muncul karena saat ini pemerintah tengah merancang...

Bima Arya Desak RS UMMI Untuk Lakukan Tes Swab Terhadap Habib Rizieq

BOGOR - Pihak RS Ummi Bogor, didesak oleh Wali Kota Bogor Bima Arya agar melaksanakan tes swab terhadap Habib Rizieq Shihab . Alasannya, tes...

Pemkot Bogor Bakal Naikkan Insentif Guru Ngaji Sebesar 50%

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor bakal menaikan nominal insentif bagi guru ngaji sebesar 50% pada tahun anggaran 2021. Selain menambah besaran nominal, mereka juga bakal...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian masker dan sembako kepada masyarakat...

Berita Terkait
publikbicara.com