23.9 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Sepekan PSBB, Warga Bogor Mengeluh Belum Dapat Bantuan

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

TAMANSARI-Sudah tiga minggu, Awang (30) warga kampung Warung Loa, RT 03/09 Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor itu dirumahkan dari pekerjaannya.

Sepekan PSBB, Banyak Warga Bogor Mengeluh Belum Terima Bantuan

Dampak Covid-19, membuat tempat ia bekerja selama ini mengambil kebijakan kerja satu hari dalam satu minggu.

- Advertisement -

Kondisi ini membuat dirinya harus lebih berhemat. Pasalnya, bantuan yang dijanjikan pemerintah hingga saat ini belum turun.

“Saat ini masih bisa makan nasi, walau pakai telor. Tapi kalau seminggu lagi, bisa-bisa makan pakai garam. Apalagi kalau bantuan belum turun,” katanya kepada radarbogor.id Kamis (23/4/2020).

Awang mengaku, hingga hari ini belum ada bantuan yang ia dan warga terdampak Covid-19 terima di kampungnya.

- Advertisement -

“KTP sama KK sudah dipinta. Tapi gak tau dapat atau engak. Saya harap segera ada bantuan. Apalagi di Desa Tamansari sekarang sudah marak pencurian,” tuturnya.

Terbaru ada pencurian di Kampung Manglid, RT 004/RW 001, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Itu karena anak istrinya kelaparan dan pelaku ini di PHK.

“Iya, mencuri tabung elpiji. cuman dibebasin dan diberi bantuan oleh korban karena kondisi sangat memprihatinkan,” tuturnya.

- Advertisement -

Sumber:Radar bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com