32.2 C
Bogor
Sabtu, 21 November 2020

Perawat Pasien Covid-19: Satu Perawat Bisa Tangani 3 Pasien

Berita Populer

Tukang Cilok Habisi Dua Nyawa di Depok dan di Nanggung

NANGGUNG - Korban pembunuhan yang dilakukan oleh J dan K ternyata sudah terkubur selama tiga bulan. Bahkan, motif yang...

Polisi Ungkap Penemuan Satu Jasad Lagi di Nanggung

NANGGUNG - Kepolisian sektor Nanggung kembali menemukan satu jasad yang berlokasi di kampung Gunungdahu Cibayid, Desa Bantar Karet, Kecamatan...

Kades Cilaku Kecamatan Tenjo Bantah Adanya Pemotongan BPNT

TENJO - Kepala Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo Jumadi mengaku kesal bahwa RT atau RW nya dituding melakukan ...

Iryanto Dikabulkan Penangguhan Penahanannya Oleh Hakim Pengadilan.

BANDUNG - Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung hari ini, ada hal yang mengejutkan dan sangat emosional...

Aan Triana : Pemkab Bogor Akan Bangun Sirkuit Balap Motor Di Rumpin

BOGOR - Dalam acara gathering IMI Korwil Kabupaten Bogor yang diadakan di RM Balema, Gunung Geulis, Sukaraja (18/11) yang...
- Advertisement -

JAKARTA — Bukan pekerjaan mudah di tengah masa pandemi saat ini bagi tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19. Perawat di Rumah Sakit Sulianti Saroso bernama Nurdiansyah salah satunya.

Ia bercerita, RS tempatnya bekerja telah dipenuhi oleh pasien Covid-19. Sehingga satu perawat harus menangani 2 hingga 3 pasien sekaligus

Menurutnya, penanganan dari tiap pasien membutuhkan waktu yang berbeda-beda.

- Advertisement -

“Tergantung jumlah obat, tergantung kondisi pasien. Jadi satu pasien bisa satu jam, kalau misalnya pasien tindakannya banyak.

Misalnya ada pasang infus, ada pemeriksaan EKG (elektrokardiogram) atau jantung. Paling cepat 30 menit,” cerita Nurdiansyah melalui siaran langsung kanal BNPB Indonesia, Minggu (19/4/2020).

Sehingga, jika ada tiga orang yang ditangani maka satu perawat bisa berada di ruangan pasien hingga lebih dari tiga jam.

- Advertisement -

“Teman saya ada yang sampai 4 jam. Karena memang masih ada pasien tidak berani kalau kita keluar,” tambah Nurdiansyah.

Bukan hanya memberikan perawatan medis, Nurdiansyah dan teman-teman perawatnya juga harus memotivasi pasien, memastikan mental mereka tetap positif agar imunitasnya tidak menurun.

“Ketika dia sesak, kita berikan penguatan, ajarkan teknik napas dalam agar rileks. Lalu kita arahkan untuk menonton hal yang positif. Di kamar pasien ada tv,” tutur perawat yang sehati-hari berjaga di ruangan rawat inap itu.

- Advertisement -

Nurdiansyah menjelaskan, setiap perawat telah memiliki jadwal masing-maaing dengan jam kerja dinas terbagi tiga, pagi, siang, dan malam.

Sebelum masuk ke ruang perawatan, perawat wajib menyiapkan perlengkapan dan kebutuhan pasien seperti obat dan makanan.
.
Sunber : suara,com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Koperasi Syariah Pelita Jampang Gemilang Resmikan Majlis Taklim An -Nahdoh

KEMANG- Dengan menerapakan Protokol Kesehatan (Prokes) Koperasi Syariah Pelita Jampang Gemilang di Kampung Jampang Gg. Masjid Rt.004 Rw.006 Desa...

Sosok Wanhai Yang Makin Familiar di Bogor

BOGOR-Seiring waktu nama Wawan Hikal Kurdi terus familiar bahkan kiprahnya di wilayah Kabupaten Bogor diragukan lagi kiprahnya dalam dunia politik. Perjalanan yang tak begitu...

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional

BOGOR - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, H. Wawan Hikal Kurdi mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis 22 Oktober...

Senin Pagi Mantan Sekdis DPKPP Akan Pulang Dijemput Keluarga Dan Kuasa Hukumnya.

BANDUNG-Keputusan Ketetapan Pengadilan Tipikor Bandung dibacakan oleh hakim ketua Pengadilan, Rifandaru, SH. MH yang isinya putusannya menangguhkan penahanan terdakwa kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT)...

Kantor dan Mess Karyawan Pabrik Bahan Baku Obat Nyamuk, Ludes Terbakar

KEMANG - Diduga akibat arus pendek listrik sebuah bangunan perkantoran dan Mess Karyawan pabrik pengolahan bahan baku obat nyamuk ludes terbakar yang berlokasi...

Berita Terkait
publikbicara.com