30.2 C
Bogor
Rabu, 2 Desember 2020

Di Kabupaten Tangerang, 30 Tenaga Medis Positif Covid-19

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...
- Advertisement -

TANGERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melakukan tes cepat (Rapid test) COVID-19 terhadap 90 tenaga medis, hasilnya 30 orang dinyatakan positif terjangkit.

Sebanyak 90 tenaga medis tersebut, mereka yang melakukan kontak langsung dengan pasien positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Baik di rumah sakit milik Pemkab Tangerang maupun swasta.

Tes cepat tersebut dilakukan sejak sekitar sebulan yang lalu. Para tenaga medis itu kemudian melakukan isolasi mandiri dan tes PCR swab tenggorokan.

- Advertisement -

“Sudah keluar hasil tes swab-nya, 12 orang dinyatakan negatif, sisanya masih menunggu,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, Sabtu (18/4/2020).

Tenaga medis yang telah keluar hasil tes PCR swab telah beraktivitas kembali. Demikian pun dengan mereka yang belum keluar hasil tes swabnya, karena sudah melewati masa isolasi mandiri selama 14 hari.

“Namun yang belum keluar hasil tes swabnya dibatasi akses interaksi dengan pasien,” pungkasnya

- Advertisement -

Sumber : Tangerang news

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait lokasi galian Sabagi, di Desa...

Geng Motor Bikin Ulah Lagi, Warga Bogor Sedang Ronda Diserang Senjata Tajam

BOGOR-Kelompok geng motor kembali berulah di Kota Bogor. Kali ini, warga Tanahsareal yang menjadi korban penyerangan aksi brutal menggunakan senjata tajam saat sedang ronda. Informasi...

Unik, Binaragawan Menikahi Boneka Seks

JAKARTA - Penantian Yuri Tolochko untuk menikah akhirnya terwujud. Setelah sempat tertunda, sang binaragawan akhirnya memperistri Margo, yang bukan lain adalah sebuah boneka seks. Yuri...

Habib Rizieq Minta Maaf Soal Kerumunan Massa di Bandara Soeta Hingga Megamendung Bikin Resah

JAKARTA- Habib Rizieq Shihab (HRS) meminta maaf terkait kerumunan massa di Bandara Soekarno-Hatta hingga Megamendung, Bogor yang telah membuat keresahan. Habib Rizieq mengatakan pelanggaran...

Berita Terkait
publikbicara.com