32.2 C
Bogor
Selasa, 24 November 2020

Gerakan 2000 Rupiah Terus Salurkan Bantuan APD Ke Puskesmas

Berita Populer

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Dinilai Merugikan Konsumen, PLN ULP Leuwiliang di Soal

CIBUNGBULANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Uunit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang tidak tanggung-tanggung meminta kepada salah satu konsumen yang  harus...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...
- Advertisement -

Cibungbulang-Gerakan lawan Covid-19 dengan 2000 rupiah yang dicetuskan Ummi Wahyuni Ketua KPUD Kabupaten Bogor bersama Yayasan Maju Anak Nusantara (MAN) beserta sejumlah NGO diantaranya Pusat Kajian Gender Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PKG-P3A) mulai mendistribusikan hasil donasi yang telah terkumpul.

Setelah sebelumnya melakukan aksi pembagian ratusan buah masker serta penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Cibinong dan sekitarnya, kali ini Gerakan Lawan Covid- 19 Rp. 2000 membagikan Alat Pelindung Diri kepada beberapa Puskesmas yang ada di wilayah Bogor Barat tepatnya Puskesmas Leuwisadeng dan Cibungbulang.

“Kegiatan ini adalah bukti cinta kami kepada para petugas medis sebagai garda terdepan dalam melawan Covid-19,” ungkap Rizki Riyanto sebagai Ketua Yayasan Maju Anak Nusantara (MAN), Rabu (15/4/2020).

- Advertisement -

Pantauan media ini, selain pemyerahan APD, para relawan juga memberikan bukan mawar sebagai bentuk dukungan moril kepada para petugas medis yang tampak tersenyum bahagia diiringi tepuk tangan beberapa pasien yang sedang berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Rizki Riyanto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari para donatur yang menyumbangkan hartanya melalui gerakan lawan Covid -19 2000 Rupiah. Dirinya berharap, APD yang diberikan dapat membantu petugas medis, meskipun jumlahnya masih terbatas.

“Semoga kegiatan ini bisa menggerakkan rasa cinta masyarakat untuk mensupport petugas medis dan kami untuk terus bekerja sama menanggulangi Pandemik Covid-19.” Pungkasnya.

- Advertisement -

Sementara Kepala Puskesmas Leuwisadeng, dokter Farida mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh relawan yang telah memberikan APD kepada Puskesmas Leuwisadeng. Dia berharap Pandemik ini bisa segera berakhir sehingga masyarakat dapat berkegiatan secara normal kembali.

“Memang saat ini APD di puskesmas dapat dilihat sampai akhir bulan, namun jika Pandemik ini terus berlanjut kami juga akan kembali kekurangan APD.” Ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala TU Puskemas Cibungbulang, Muntari SKM, yang mewakili Kepala Puskesmas Cibungbulang saat menerima bantuan APD. Muntari menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

- Advertisement -

“Semoga para relawan dapat terus mejalani tugasnya dan diberikan kesehatan oleh Allah SWT.” ujarnya mendo’akan.

Sedangkan Ketua Pusat Kajian Gender Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PKG-P3A) Imam Sunandar menegaskan, Gerakan Lawan Covid 19 Rp. 2000 akan terus bergerak dengan segala cara yang bisa dilakukan. Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada donatur yang telah membantu gerakan ini.

“Gerakan ini masih akan terus membuat donasi. Karena kami berencana akan membuat dapur umum untuk masyarakat,” ucapnya..

Dengan mulai diberlakukannya PSBB dan wilayah Kabupaten Bogor, sambung Imam Sunandar, maka adanya pembuatan dapur umum akan menjadi langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Nantinya dapur umum akan dilaksanakan berbasis RT sehingga bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pandemik Covid-19 memang harus kita lawan bersama-sama, perlu kerjasama dari semua pihak untuk bisa memaksimalkan perlawan terhadap Covid-19.” Pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Babinsa Desa Cibeber 1 Awasi Distribusi Bantuan Beras Bupati Bogor

LEUWILIANG - Anggota Koramil 2116/Leuwiliang lakukan pengawalan dan pendistribusian bantuan sosial Bupati Bogor berupa beras di Desa Cibeber 1...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan baru 1 hari lahir itu...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald Pasaribu, Stevie serta Kepler Sitohang...

70 Calon Pilkada Positif Covid-19

Jakarta -- Sebanyak 70 orang calon kepala daerah yang ikut serta dalam Pilkada 2020 dinyatakan positif virus corona (Covid-19) selama menjalani tahapan di tengah...

Ibu Tega Siksa Bayinya Karena Suami Tidak Adil

Jakarta -- Polisi menetapkan seorang ibu berinisial LQ sebagai tersangka karena menyiksa buah hatinya, AJ yang masih berusia 1 tahun 8 bulan. Rekaman penyiksaan...

Berita Terkait
publikbicara.com