25.5 C
Bogor
Senin, 30 November 2020

Jokowi Tak Ingin Dicap Omdo Soal Bantuan Terdampak Corona

Berita Populer

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...

Hasil Swab Test, Penghuni Komplek Lapsus Gunsin Dinyatakan Negatif

GUNUNGSINDUR - Pasca swab test serentak yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan khusus kelas IIA Gunung Sindur oleh tim kesehatan...

Majlis Zikir As Syaechudiniyah Adakan Maulid Nabi Muhammad SAW

LEUWISADENG - Majlis Zikir As Syaechudiniyah dibawah bimbingan Syaikh Al Waasi' Achmad Syaechudin bin H. Aminudin mengadakan perayaan Maulid...
- Advertisement -

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin pemerintah dicap hanya berbicara alias omdo (omong doang) soal bantuan untuk masyarakat yang terdampak wabah virus corona (COVID-19). Karena itu, Jokowi meminta kepada para jajarannya untuk segera merealisasikannya.

Jokowi ingin semua hal terkait bantuan bisa diterapkan pekan ini. Jokowi enggan masyarakat memandang pemerintah tidak bisa menepati janjinya.

“Semuanya harus jalan minggu ini. Saya turun ke bawah kemarin, saya melihat bahwa kebutuhan itu sudah ditunggu oleh masyarakat. Nanti di bawah melihat kita hanya omong saja, tapi barangnya ndak sampai ke rakyat,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas menerima laporan dari Gugus Tugas COVID-19, Senin (13/4/2020).

- Advertisement -

Bantuan ini dimaksudkan untuk membantu warga yang terdampak COVID-19. Tentu saja, ada warga yang menjadi pengangguran atau setengah menganggur.

“Berkaitan dengan dampak sosial ekonomi, saya minta Mensos, Menkeu juga, minggu ini semuanya harus bisa jalan. Ini sudah sangat-sangat bisa sekali,” kata Jokowi.

Pemerintah menyiapkan berbagai bantuan. Bantuan yang diberikan dalam bentuk sembako, tunai, ada juga yang dikombinasi dengan pelatihan. Tujuan dari bantuan ini diharapkan jadi penyanggah daya beli masyarakat di tengah penurunan ekonomi akibat COVID-19. Pemberian bantuan ini juga sebagai senjata pemerintah menahan laju arus mudik Lebaran di tengah pandemi Corona.

- Advertisement -

Jokowi melihat masyarakat sudah sangat membutuhkan sederet bantuan tersebut. Hal itu dilihatnya ketika sempat beberapa kali membagi-bagikan sembako langsung ke jalanan.

Seusai rapat terbatas, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menerangkan pentingnya bantuan untuk warga terdampak COVID-19. Apalagi sudah ada 1,65 juta pekerja yang sudah di-PHK yang disebabkan pandemi ini.

“Menyangkut masalah sosial, dari beberapa laporan yang disampaikan menteri terdapat sekitar 1,65 juta warga negara kita yang telah di-PHK dan dirumahkan. Sehingga Bapak Presiden menugaskan untuk segera diberikan Kartu Pra Kerja,” ujar Doni, Senin (13/4).

- Advertisement -

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Dapur dan Kolam Ikan Tertutup Material Longsor

NANGGUNG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Nanggung menyebabkan tebing persawahan di Kampung Cimanganten RT 01/11, Desa...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan malam (THM) di Kampung Dago,...

Koramil 2116 Leuwiliang Bantu Kantor Pos Salurkan BST

LEUWILIANG - Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 300.000 per bulannya. Dan biasanya didampingi oleh...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor 67 tahun 2017 dan Nomor...

Hasil Pekan ke-9 Liga Italia

JAKARTA - AC Milan masih belum tergoyahkan di puncak klasemen sementara Liga Italia. Sementara Inter Milan mulai menyusul di belakang sang rival sekota. Giornata 9...

Berita Terkait
publikbicara.com