27.1 C
Bogor
Sabtu, 28 November 2020

AS Beri BLT Ke Warganya Sebesar Rp.18 Juta Per Orang

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri...
- Advertisement -

Amerika Serikat-Amerika Serikat pekan ini akan mulai membagikan bantuan langsung tunai kepada warganya di tengah wabah virus corona. Bantuan yang dibagikan mencapai USD 1.200 atau lebih dari Rp 18 juta.

Diberitakan Independent, Senin (13/4), bantuan ini akan dibagikan oleh badan pajak AS, IRS, pada Senin hingga Rabu pekan ini. Bantuan akan dikirimkan melalui nomor rekening yang terdaftar pada laporan pajak 2018 dan 2019 dalam bentuk deposit langsung pengembalian pajak.

Bantuan tersebut diberikan untuk seluruh warga AS yang pendapatannya kurang dari USD 75 ribu (Rp 1,2 miliar) per tahun. Bagi pasangan suami-istri yang termasuk dalam kategori penerima akan mendapatkan bantuan dua kali lipat.

- Advertisement -

Mereka yang memiliki penghasilan lebih dari USD 75 ribu juga akan mendapatkan bantuan, tapi besarannya disesuaikan. Bantuan tidak akan diberikan bagi warga yang memiliki pemasukan lebih dari USD 99 ribu (Rp 1,5 miliar) per tahun.
Diperkirakan ada 5 juta orang di AS yang akan mendapatkan bantuan ini.

Bagi warga AS yang nomor rekeningnya tak terdaftar di IRS harus mendaftar sendiri, namun bantuan baru akan cair paling tidak bulan Mei. Jumlah warga dalam kategori ini diperkirakan mencapai 100 juta orang.

“Kami tahu banyak orang yang tidak sabar mendapatkan bayaran mereka, kami akan terus menyalurkannya secepat mungkin,” ujar IRS di akun Twitter mereka.

- Advertisement -

Bantuan langsung ini adalah bagian dari paket stimulus ekonomi sebesar USD 2 triliun yang telah disetujui Kongres AS. Akibat virus corona, hampir 17 juta warga AS kehilangan pekerjaan dan jutaan tempat usaha tutup.

AS saat ini adalah negara dengan jumlah penderita dan kematian akibat corona terbanyak di dunia. Lebih dari 550 ribu orang di AS mengidap COVID-19, 22 ribu meninggal dunia.

Sumber:Kumparan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Babinsa Sinarsari Kawal Penyaluran BST Di Kantor Pos

DRAMAGA - Anggota Koramil 2120/Ciomas wil kec Dramaga mendampingi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) 9 bertempat di Kantor Pos...

Kejanggalan Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor Dipertegas Hakim

BANDUNG - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki pemeriksaan saksi pemberi uang berinisial SP...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Rifandaru...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar seperti pentingnya...

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di Tahun 2021-2022

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kemungkinan bakal naik antara 2021-2022 mendatang. Kebutuhan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan muncul karena saat ini pemerintah tengah merancang...

Berita Terkait
publikbicara.com