29.7 C
Bogor
Sabtu, 28 November 2020

Cegah Corona, Kemenkum HAM Bebaskan Lebih Dari 35Ribu Napi

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri...
- Advertisement -

Jakarta – Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan kebijakan membebaskan narapidana untuk mencegah virus Corona atau COVID-19 di lapas yang kelebihan penghuni. Total sudah ada 35.676 narapidana yang dibebaskan.

“Menginfokan asimilasi dan integrasi narapidana dan anak, tanggal 8 April 2020, pukul 09.00 WIB, total 35.676,” kata Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkum HAM, Rita, dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

Jumlah napi yang bebas itu terdiri atas narapidana umum dan napi anak. Para napi itu bebas melalui pemberian asimilasi dan hak integrasi.

- Advertisement -

Berikut ini rincian napi yang bebas karena Corona:

  • Asimilasi sebanyak 33.861 napi
    Narapidana umum: 33.078
    Napi anak: 783

  • Integrasi sebanyak 1.815 napi
    Narapidana umum: 1.776
    Napi anak: 39

Sebelumnya diberitakan, Kemenkum HAM mengambil langkah pencegahan virus Corona di lapas yang kelebihan kapasitas. Setidaknya ada 35 ribu narapidana yang akan dibebaskan berdasarkan Permenkum HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menkum HAM Nomor 19.PK.01.04 Tahun 2020.

- Advertisement -

Napi yang bebas berdasarkan aturan itu hanyalah narapidana umum dan napi anak. Sedangkan napi koruptor, napi narkotika, dan napi terorisme tidak termasuk.

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Babinsa Sinarsari Kawal Penyaluran BST Di Kantor Pos

DRAMAGA - Anggota Koramil 2120/Ciomas wil kec Dramaga mendampingi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) 9 bertempat di Kantor Pos...

Kejanggalan Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor Dipertegas Hakim

BANDUNG - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki pemeriksaan saksi pemberi uang berinisial SP...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Rifandaru...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar seperti pentingnya...

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di Tahun 2021-2022

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kemungkinan bakal naik antara 2021-2022 mendatang. Kebutuhan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan muncul karena saat ini pemerintah tengah merancang...

Berita Terkait
publikbicara.com