31.7 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Pil Pahit Pasien di Tolak 3 RSUD Salah Satunya RSUD Leuwiliang

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Wanhai Perintahkan Anggota Fraksi Golkar Untuk Sidak Rumah Sakit Yang Telantarkan Mayat Dimotor

BOGOR - Adanya video warga di Kabupaten Bogor membawa jenazah dengan menggunanakn kendaran roda dua di Jalan...
- Advertisement -

LEUWILIANG-Pelayanan kurang maksimal kembali terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang. Musababnya pasien diduga dengan status PDP tersebut harus menerima pil pahit karena ditolak untuk dirawat dengan alasan ruangan penuh. Bahkan, penolakan terjadi di RSUD Cibinong dan Kota Bogor.

“Jadi bapak saya datang ke RSUD dan sempat diperiksa oleh dokter spesialis karena menderita batuk dan sesak, namun setelah diperiksa pihak rsud membuat surat pengantar untuk merujuk ke rumah sakit lain dengan alasan ruangan penuh dengan menggunakan kendaraan milik puskesmas atau Desa setempat,” kata salah satu keluarga pasien warga Leuwiliang Sifa, baru baru ini.

Sifa juga mengaku, bahwa pihak rumah sakit tidak mengusulkan untuk diantar dari rsud dan mereka bilang untuk diantarkan dari pihak puskesmas atau mobil desa. Padahal kondisi orang tua sudah lemas.

- Advertisement -

“Pelayanan di RSUD Leuwiliang menurut saya gak bagus. Saya ke puskesmas leuwiliang pun pihak sana malah menyuruh untuk datang esok hari padahal sedang keadaan medesak, lalu buat apa disediakan mobil ambulance pelayanan kesehatan,” keluhnya

Lebih lanjut ia mengaku, saat ini orang tuanya sudah mendapat perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Ciawi namun sangat disesalkan pelayanan daerah tidak maksimal buat warga biasa.

“Memang kita pakai BPJS dan kita harus menggunakan mobil desa dengan tidak ada pendampingan pihak rumah sakit, dan bapak saya bolak balik rumah sakit sampai tiga kali dengan alasan semua ruangan penuh,” tuturnya

- Advertisement -

Tak hanya, Sifa juga menambahkan, kalau dirinya bukan satu-satunya yang ingin dirawat di RSUD Leuwiliang melainkan banyak. Hanya, alasan rumah sakit ruangan tetap penuh, padahal kondisi pasien statusnya PDP dan perlu mendapat tindakan cepat.

“Kalau harus memakai mobil desa kenapa harus bolak balik rsud, tapi yang jelas hari ini bapak sudah mendapat ruangan di rumah sakit lain,” tambahnya

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Leuwiliang Achmad Zaenudin membantah adanya pelayanan kurang maksimal. Bahkan, dirinya menampik kalau ada pasien dengan status PDP tidak boleh dirujuk lepas dan harus didampingi orang kesehatan.

- Advertisement -

“Untuk pasien ODP maupun PDP tidak diperkenankan rujuk lepas dan kita laporkan ke dinas dan kepolisian. Dan diberikan dulu edukasi ke keluarga pasien.

Ketika ditanyai ruangan, ia menuturkan memang saat ini ruangan di RSUD Leuwiliang khusus isolasi full sampe sekarang.

“Yang jelas semua itu protap, ada pasien ditawarkan hantar pake ambulan langsung menolak keras sudah di edukasi juga tapi saya belum tau apakah pasien tersebut atau bukan,” kilahnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com