30.2 C
Bogor
Rabu, 2 Desember 2020

Jumlah Kawasan Zona Merah Kabupaten Bogor Ada 8 Kecamatan

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...
- Advertisement -

Bogor-Jumlah kawasan zona merah COVID-19 di Kabupaten Bogor bertambah menjadi delapan kecamatan. Kawasan itu terdiri dari Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Cileungsi, Ciomas, Jonggol, dan yang terbaru, Ciampea.

Kecamatan Ciampea masuk zona merah rawan penularan penyakit virus corona 2019 setelah ada satu warganya dinyatakan positif terinfeksi. “Laki-laki berusia 40 tahun,” kata Bupati Bogor Ade Yasin melalui penjelasan yang disampaikan di Cibinong, Minggu malam, 5 April 2020.

Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten Bogor, kecamatan zona merah paling banyak jumlah pasien positif COVID-19 adalah Gunung Putri, yakni tujuh orang. Kemudian, Kecamatan Bojonggede empat orang, Cibinong dan Cileungsi masing-masing tiga orang, serta Parung Panjang, Ciomas, Jonggol, dan Ciampea masing-masing satu orang.

- Advertisement -

Hingga Minggu malam, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah positif terinfeksi virus corona COVID-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 21 pasien. Sebanyak tiga di antaranya sudah sembuh dan tiga lainnya meninggal.

Di samping itu Pemerintah Kabupaten Bogor juga mencatat ada sebanyak 746 orang dalam pemantauan (ODP), 373 pasien dalam pengawasan (PDP), serta tujuh pasien meninggal. Mereka tersebar di hampir seluruh 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Sumber: tempo

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait lokasi galian Sabagi, di Desa...

Geng Motor Bikin Ulah Lagi, Warga Bogor Sedang Ronda Diserang Senjata Tajam

BOGOR-Kelompok geng motor kembali berulah di Kota Bogor. Kali ini, warga Tanahsareal yang menjadi korban penyerangan aksi brutal menggunakan senjata tajam saat sedang ronda. Informasi...

Unik, Binaragawan Menikahi Boneka Seks

JAKARTA - Penantian Yuri Tolochko untuk menikah akhirnya terwujud. Setelah sempat tertunda, sang binaragawan akhirnya memperistri Margo, yang bukan lain adalah sebuah boneka seks. Yuri...

Habib Rizieq Minta Maaf Soal Kerumunan Massa di Bandara Soeta Hingga Megamendung Bikin Resah

JAKARTA- Habib Rizieq Shihab (HRS) meminta maaf terkait kerumunan massa di Bandara Soekarno-Hatta hingga Megamendung, Bogor yang telah membuat keresahan. Habib Rizieq mengatakan pelanggaran...

Berita Terkait
publikbicara.com