31.5 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Juliari Batubara: Sesuai Arahan Presiden RI, Masyarakat Miskin Akan Dapat Bansos

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

LEUWILIANG - Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang,...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

JAKARTA-Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengatakan, sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) masyarakat miskin akan mendapatkan bantuan sosial (Bansos) berupa sembako senilai Rp 600 ribu per keluarga.

Bansos ini menurut Juliari sebagai kompensasi bagi masyarakat miskin yang terdampak virus Korona atau Covid-19 yang saat ini sedang mewabah di Indonesia.

“Akan ada bansos khusus dari presiden berupa paket sembako dengan nilai Rp 600 ribu per keluarga,” ‎ujar Juliari usai rapat dengan Presiden Jokowi di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

- Advertisement -

Menurut Juliari, masyarakat yang akan mendapatkan bansos sembako ini untuk mereka yang tinggal di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Kota dan Bekasi (Jabodetabek).

Bansos berupa sembako ini akan dibagikan selama tiga bulan. Terhitung bansos tersebut diberikan pada bulan April 2020 ini.

“Bansos khusus preisden ini dengan durasi selama tiga bulan. Dan kami lakukan dalam waktu dua Minggu dari sekarang,” katanya.

- Advertisement -

Saat ini pemerintah sudah mengantongi data masyarakat yang hidup misikin di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Kota dan Bekasi. Sehingga pemerintah tiinggal mendistribusikannya saja.

“Kami sudah memegang data dari Pemda DKI, akan bansos khusus dari Presiden Jokowi ini,” ungkapnya.

Diketahui, Presiden Jokowi telah meminta penyaluran program jaring pengaman sosial itu dieksekusi dengan melibatkan pedagang sembako hingga pengendara ojek.

- Advertisement -

Jokowi ingin banyak pihak terlibat dalam penyaluran bansos agar ada pergerakan ekonomi di tengah pandemi Korona atau Covid-19.

“Rancang mekanisme yang bisa melibatkan sektor usaha mikro, usaha kecil, pedagang sembako di pasar, jasa transportasi ojek,” kata Jokowi.

“Sehingga ini bisa menggerakkan, mengikutsertakan usaha-usaha di bawah agar bersama-sama dengan kita. Dan juga ekonomi di bawah juga ikut bergerak,” tuturnya.

Sumber:Radar bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pemkot Bogor Bakal Naikkan Insentif Guru Ngaji Sebesar 50%

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor bakal menaikan nominal insentif bagi guru ngaji sebesar 50% pada tahun anggaran 2021. Selain menambah...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian masker dan sembako kepada masyarakat...

Kendaraan Listrik Harus Lalui Serangkai Uji Tipe Sebelum Turun ke Jalan

Jakarta - Indonesia mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Setelah peraturan presiden soal kendaraan listrik terbit, berbagai dukungan...

Bima Arya : Habib Rizieq Dirawat di RS UMMI, Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kalau pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat....

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

JAKARTA -- Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur. MH mengalami penyiksaan mulai...

Berita Terkait
publikbicara.com