24.9 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Peran TJSL Bentukan Pemkab Bogor Dipertanyankan Saat Dampak Covid-19 Terjadi

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

Cibinong– Meski Tim Fasilitator Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) telah dibentuk Pemerintah Kabupaten Bogor untuk berperan dalam mengorganisir gerakan sosial tampaknya sampai saat ini apalagi di tengah wabah serangan Covid 19 aksi TJSL belum terlihat nyata di lapangan.

Hal itu pun ditegaskan Ketua Penelitian dan pengembangan pemuda Karang Taruna Kabupaten Bogor Alfian Fahlevi
seharusnya TJSL menunjukkan kinerja primanya disaat masyarakat membutuhkan bantuan.

“Sebab memang itu lah fungsinya, bagaimana tim fasalitator TJSL bisa mendorong CSR setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor tersalurkan untuk bantuan kepada masyarakat,”kata Alfian, Seni (5/4).

- Advertisement -

Saat ini, lantang alfian masyarakat Kabupaten Bogor membutuhkan bantuan ekonomi khususnya untuk rumah tangga miskin yang terdampak oleh wabah corona. Di sini, TJSL bisa mengambil peran untuk meringankan bebannya.

“Namun, sebulan berjalan di masa pemerintah meminta masyarakat diam di rumah, tim TJSL ini belum terlihat gerakan konkritnya. Jangan sampai fokus TJSL mendorong CSR perusahaan hanya untuk pembangunan infrastruktur. Tapi, sekarang alangkah lebih baiknya dana CSR perusahaan didorong oleh tim fasilitator TJSL bisa disalurkan untuk bantuan kebutuhan logistik rumah sakit, alat pelindung diri tenaga medis, masker, dan bantuan ekonomi masyarakat terdampak,”, tegasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com