31.3 C
Bogor
Rabu, 18 November 2020

Anies Minta Perusahaan Ibu Kota Perpanjang WFH Sampai 19 April 2020

Berita Populer

Viral, Penampakan Hantu Kuntilanak di Nanggung Hebohkan Warganet

NANGGUNG - Viral, sesosok penampakan hantu kuntilanak bergaun merah gegerkan warganet, dari keterangan foto itu diambil di Kampung Teluk...

Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19

BOGOR - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin positif COVID-19. Ia menyampaikan kabar tersebut melalui keterangan tertulis. “Assalamu’alaikum Wr. Wb....

Anak Usia 14 Tahun Asal Sawangan Depok Terancam Pidana

DEPOK - Fatir Syahru Ramadhan Saimima (14) Siswa MTS Salafiyah Sawangan, Kota Depok sejak tanggal 23 Oktober 2020 hingga...

Diduga, Oknum PLN ULP Leuwiliang Lecehkan Profesi Jurnalis

CIBUNGBULANG - Aksi pelecehan terhadap profesi Jurnalis kembali terjadi di Bogor, petugas perusahaan listrik negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan...

Janda Tua Diparakanmuncang Piara Kambing, Hasilnya Bakal Digunakan Bangun Rumah Yang Nyaris Ambruk

NANGGUNG - Selama 33 tahun Upi (60) janda tua asal Kampungbaru RT 04 RW 01, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung...
- Advertisement -

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta perusahaan di Ibu Kota memperpanjang pemberlakuan work from home (WFH) bagi karyawannya. Kebijakan bekerja dari rumah diperpanjang sampai 19 April.

Hal itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 20/SE/2020 tentang Perpanjangan Himbauan Bekerja Dari Rumah (Work From Home) tanggal 3 April 2020.

Keputusan tersebut diambil dengan memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 di Jakarta, yang mana Anies telah menerbitkan Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta terhitung sejak 3 April 2020 sampai 19 April 2020.

- Advertisement -

“Diharapkan semua perusahaan dapat tetap mengatur tenaga kerjanya untuk melaksanakan kegiatan bekerjanya dari rumah sampai dengan tanggal 19 April 2020,” demikian penyataan dalam SE tersebut dikutip Senin (6/4/2020).

Terhadap bidang-bidang usaha yang tidak dapat melaksanakan kegiatan bekerjanya dari rumah, Anies meminta agar tetap melaksanakan semua protokol pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat dan disiplin.

Bidang usaha yang dimaksudkan di atas meliputi kesehatan, pangan/kebutuhan pokok, energi, jasa keuangan dan sistem pembayaran, transportasi, telekomunikasi maupun bidang lainnya yang menyangkut kebutuhan dasar manusia dan masyarakat.

- Advertisement -

Perusahaan yang belum melaporkan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan di perusahaannya bisa disampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi.

Sumber Berita: detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Bupati Bogor Positif Covid-19: Dinkes Diminta Tracking Yang Pernah Ketemunya

BOGOR-Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan kondisi terakhirnya setelah dinyatakan Positif Covid-19. Ade Yasin langsung mendapatkan perawatan intensif oleh Tim...

Polsek Leuwiliang Gelar Giat Rutin Operasi Yustisi

LEUWILIANG - Polisi Sektor (Polsek) Leuwiliang, Polres Bogor, melaksanakan giat rutin operasi yustisi yang dianjurkan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya...

Koramil Leuwiliang Masih Temukan Masyarakat yang Tidak Menerapkan Protkes

LEUWILIANG - Penegakan disiplin protokol kesehatan gencar dilakukan oleh jajaran koramil/2116 Leuwiliang namun sangat disayangkan, masih saja ditemukan warga masyarakat yang kurang kesadaranya menerapkan...

Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19

BOGOR - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin positif COVID-19. Ia menyampaikan kabar tersebut melalui keterangan tertulis. “Assalamu’alaikum Wr. Wb. Warga Kabupaten Bogor yang saya...

Vanessa Angel Mulai Jalani Hukuman Di Rutan Wanita Pondok Bambu

Jakarta -- Selebritas Vanessa Angel mulai menjalani hukuman di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. datang sukarela ke Rutan Pondok Bambu pagi tadi. "Hari...

Berita Terkait
publikbicara.com