31.1 C
Bogor
Kamis, 3 Desember 2020

Pemdes Leuwimekar Alokasi DD untuk Penanganan Covid 19

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi...

Iryanto : Saya Tidak Pernah Menerima Uang Seperti Yang Dituduhkan Dalam Kasus OTT DPKPP

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang dilakukan oleh Satreskrim...

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari...
- Advertisement -

LEUWILIANG – Cegah penyebaran wabah pademi Covid 19, Pemerintah Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang guna Dana Desa (DD) Tahap pertama untuk penanganan  wabah Covid 19.

“Kita mengalokasikan DD tahap pertama 30 persen untuk penanganan wabah Covid 19,” ujar Kepala Desa Leuwimekar Sumarno.

Pria yang biasa disapa Emay mengaku hingga kini di Desa Leuwimekar tidak ada masyarakat yang terpapar Covid 19. Namun, dirinya tidak ingin kecolongan mengingat wabah ini sangat berbahaya dan mengancam keselamatan masyarakat.  Untuk memutus rantai penyebaran Covid 19,  pemdes mengalokasikan anggaran untuk pembelian bahan Disinfektan.

- Advertisement -

“Ada 13 Rw yang kita bantu untuk pembelian bahan cairan Disinfektan. Anggaran tersebut bersumber dari DD Tahap pertama,” katanya.

Selain itu, sambung Emay. Pemdes juga kerap mensosialisasikan ke masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan menunda dulu kegiatan yang mengumpulkan masa dalam jumlah banyak.  

Pihak Desa juga melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas dan Karang Taruna dalam penanganan Covid 19.

- Advertisement -

“Kita juga mengintruksikan kepada 
masyarakat tidak mengumpulkan masa banyak seperti hajatan, Tablig Akbar  dan menghentikan Bank emok agar tidak melakukan penagihan dulu ke masyarakat sampai wabah Covid 19 sudah tertanggani,” tukasnya.

(Tama)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

FPI Bakal Lapor Polisi Terkait Ancaman Pria Penggal Kepala Habib Rizieq

JAKARTA - Pihak Front Pembela Islam (FPI) tengah mempertimbangkan apakah akan melaporkan pria yang menebar ancaman penggal kepala Habib...

Kasus Covid-19 Kota Bogor Meningkat, Ruang Isolasi Makin Sedikit

BOGOR-Tren penularan Covid-19 di Kota Bogor rupanya kian meningkat. Hal itu terbukti dengan ketersediaan ruang isolasi yang semakin sedikit. Dari 21 rumah sakit rujukan...

Bupati Bogor Cek Pembangunan Pedestrian Jalan Pakansari Cibinong

CIBINONG – Pembangunan jalan pedestrian dibeberapa titik wilayah cibinong untuk mempertegas bahwa cibinong merupakan Ibu Kota Kabupaten Bogor, hal tersebut dikatakan Bupati Bogor, Ade...

Bupati Bogor Kunjungi RSUD Cibinong 

Cibinong- Bupati Bogor, Ade Yasin kembali memulai aktivitas bekerja setelah sembuh dari Covid-19, pada hari pertama nya Bupati Bogor mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah...

Bima Arya Dan Direktur Rumah Sakit Se Kota Bogor Bahas Kode Etik Data Pasien Hingga Ruang Isolasi...

Bogor - Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Direktur Rumah...

Berita Terkait
publikbicara.com