29.9 C
Bogor
Senin, 15 Agustus 2022

Sandal Kalong II Bertahan di Tengah Gempuran Persaingan

Berita Populer

- Advertisement -

Leuwisadeng,- Industri kerajinan sandal karet di Desa Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor masih bertahan di tengah gempuran persaingan.

Saat ini sedikitnya ada 20 warga yang masih aktif dalam pembuatan sandal karet berbahan dasar limbah ban di Desa Kalong II ini.

Mang Emong (55) salah satunya, selain pengrajin ia pun mengecer sandal kalong dengan cara berkeliling ke berbagai daerah di Kabupaten Bogor hingga ke wiliayah ibu kota jakarta.

- Advertisement -

Sendal kesehatan berbahan dasar ban bekas

“Sebelum saya lahir, kerajinan sandal ini memang sudah ada, bisa dikatakan ini adalah warisan pendahulu kami. Kalau untuk pembuatan sih bisa sampai 40 pasang sandal perhari” ungkap bapak dari tiga anak ini, Rabu, (01/04/2020)

Baca Juga :  Peduli Masyarakat Kurang Mampu Bataliyon 14 Grup 1 Kopassus Gelar Sunatan Massal

Di tempat yang sama Jaenal (40) salah satu warga yang berprofesi sebagai pedagang yang mengecer sandal karet khas Desa Kalong II ini mengaku, biasa menjual dengan harga Rp.25000,- sampai dengan Rp.45000,- perpasang tergantung jenis nya, ada sandal biasa, super ban dan sandal kesehatan.

- Advertisement -

“Keliling aja pak, Jabodetabek kalo masalah ngejual juga kan relatif tergantung jenis sandalnya,” pungkas jaenal.

Secara terpisah Heri Faris Kamil warga Desa Kalong II yang juga sebagai pemerhati sandal unik ini mengatakan, untuk menarik minat pembeli pihaknya terus berupaya berinovasi untuk memodifikasi dari sandal tradisional hingga menjadi sandal kesehatan

Baca Juga :  Keseruan Pertandingan Sepak Bola Wanita di Leuwisadeng Bogor

“Varian terbaru ini di atas nya ada gerigi-gerigi nya dan saat ini konsumen sangat antusias dengan jenis seperti ini” Katanya.

- Advertisement -

Heri menjelaskan, permasalahan yang di hadapi baik dari pengrajin maupun warga yang menjajakan sandal Kalong ini terkendala modal dan bahan baku, kendati demikian pihaknya terus berupaya membantu baik modal hingga penjualan melalui online.

“Jika online kita bisa jual secara eceran ataupun grosiran, sebetulnya permintaan mah banyak, cuma ya itu tadi (modal-red), kami berharap adanya bantuan dari pemerintah baik itu modal maupun berupa pelatihan-pelatihan agar warisan leluhur ini tetap bertahan” jelasnya.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
overcast clouds
29.9 ° C
29.9 °
28.6 °
66 %
0.2kmh
91 %
Sen
30 °
Sel
29 °
Rab
31 °
Kam
30 °
Jum
31 °

Berita terbaru

Semarak Peringatan HUT RI Ke-77 di Ciseeng Bogor Disambut Antusias Ribuan Warga, Ini Kata Bunda Neneng

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Acara perhelatan yang diselenggarakan panitia HUT RI kecamatan ciseeng kabupaten Bogor berlangsung semarak. Beberapa agenda kegiatan...

Berita Terkait
publikbicara.com