31.7 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Menteri BUMN Undang Dirut PT.PLN Bahas Kebijakan Listrik Gratis

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pembebasan tagihan listrik 450VA dan diskon 50% untuk pelanggan 900VA selama 3 bulan. Menteri BUMN Erick Thohir lantas memanggil Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini untuk membahas kebijakan itu berikut dampaknya.Kebijakan ini dikeluarkan untuk menangkal dampak virus corona.

“Untuk yang PLN satu hari tunggu. Saya ketemu Dirut PLN hari ini. Jadi nanti kita kasih tahu,” katanya dalam teleconference, Rabu (1/4/2020).

Dalam kesempatan itu, Erick juga mengatakan, saat ini ialah saat yang tepat untuk BUMN konsolidasi dan efisiensi.

- Advertisement -

“Untuk perusahaan-perusahaan BUMN ini saat yang tepat, kita bicara jauh-jauh hari sudah saatnya perusahaan BUMN konsolidasi, efisiensi dan menjalankan proses bisnis yang good corporate governance melalui proses bisnis yang benar, bukan project base, kalau project base yang udah-udah banyak salahnya,” paparnya.

Dia mengatakan, BUMN mesti punya pandangan yang menyeluruh untuk menghindari risiko proyek-proyek yang tidak dibutuhkan.

“Kalau mikir secara ekosistem, secara menyeluruh mengurangi risiko proyek-proyek yang tidak dibutuhkan. Ini sudah kita lakukan, nanti kita sampaikan pada saat yang tepat,” terangnya.

- Advertisement -

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com