Jokowi Perketat WNI Yang Akan Pulang Dari Luar Negeri

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Wanhai Perintahkan Anggota Fraksi Golkar Untuk Sidak Rumah Sakit Yang Telantarkan Mayat Dimotor

BOGOR - Adanya video warga di Kabupaten Bogor membawa jenazah dengan menggunanakn kendaran roda dua di Jalan...
- Advertisement -

BOGOR–Presiden Joko Widodo memerintahkan jajaran menteri terkait untuk mengatur kebijakan mengenai kepulangan WNI dari luar negeri, khusunya dari Malaysia serta beberapa negara lain yang sudah terjangkit COVID-19.

Menurut Kepala Negara, rencana screening untuk mereka yang pulang dari luar negeri harus dilakukan dengan matang, termasuk penetapan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) kepada mereka yang baru tiba di Tanah Air dari luar negeri.

“Arus kembalinya WNI dari negara asing ini terutama dari Malaysia, betul-betul harus dicermati. Karena menyangkut ratusan ribu, bahkan bisa jutaan WNI yang akan pulang. Saya menerima laporan dalam beberapa hari, setiap hari bisa lebih dari 3000 pekerja migran yang kembali dari Malaysia,” jelas Presiden dalam rapat Terbatas terkait Penanganan Arus masuk WNI dan pembatasan perlintasan WNA di Istana Kepresidenan Bogor, pada Selasa (31/3/2020).

- Advertisement -

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga fokus pada antisipasi kepulangan ribuan ABK dari luar negeri.

“Selain pekerja migran di Malaysia, kita juga harus mengantisipasi kepulangan dari para crew kapal, pekerja ABK yang ada di kapal. Perkiraan kita ada 10 ribu sampai 11 ribu ABK. Ini juga perlu disiapkan dan direncanakan tahapan untuk screening mereka,” jelas Presiden lebih lanjut.

Pemerintah Indonesia sangat concern dengan beralihnya epicentrum COVID-19 dari Tiongkok ke Amerika Serikat. Untuk itu, Presiden Jokowi memerintahkan agar protokol kesehatan tetap diberlakukan secara ketat dan disiplin, guna menghindari kasus imported case tambahan di Indonesia.

- Advertisement -

Sumber:rri.co.id

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

HKTI Kabupaten Bogor Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

KEMANG - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani yang juga Wakil MPR RI, dan Fadli Zon Wakil DPR RI sekaligus Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan...

Operasi Tertib Pasar Pol PP Kabupaten Bogor Bongkar 150 PKL di Parung

PARUNG - Ratusan anggota Pol PP Kabupaten Bogor melakukan operasi tertib pasar. Menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan berdagang dibahu...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial dengan membagikan 500 paket sembako...

Jelang Pemeriksaan Pemberi Suap, Akankah Terbongkar Otak Dibalik OTT DPKPP?

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3 Maret 2020 yang saat itu...

Berita Terkait
publikbicara.com