31.5 C
Bogor
Jumat, 27 November 2020

Isolasi Mandiri, ODP di Ciampea Berkurang

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

BPJS Kesehatan KC Cibinong Launcing Program Pandawa

CIBINONG - Bertemakan 'Adaptasi Kebisasaan Baru (AKB) dan pelayanan Pandawa' Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Cabang (KC) Cibinong...

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

LEUWILIANG - Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang,...

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...
- Advertisement -

Ciampea-Kabar gembira bagi warga Ciampea. Di tengah wabah virus corona yang me­ningkat, jumlah warga dengan status Orang Dalam Peman­tauan (ODP) akhirnya berku­rang. Jika sebelumnya ada empat warga yang dinyatakan ODP, kini jumlahnya men­jadi satu orang.

Camat Ciampea, Chaerudin Felani, menjelaskan, penu­runan angka ODP di Keca­matan Ciampea disebabkan pasien ODP melakukan iso­lasi mandiri di rumah dan menjaga kesehatannya.

“Kami bersama pemdes juga gencar melakukan penyem­protan cairan disinfektan dan menyosialisasikan bahaya penyebaran Covid-19,” terang­nya. Alhasil, sambung Felani, masyarakat lebih membatasi diri dengan memilih diam di rumah dan penyebaran Co­vid-19 bisa diputus. ”Awalnya ada empat pasien ODP yakni di Desa Benteng dua orang, satu orang Ciampea dan Cinangka satu orang. Sekarang hanya satu ODP di Desa Ben­teng,” ujarnya. Untuk memu­tus rantai penyebaran Covid-19, tambah Felani, mulai dari ting­kat desa sampai tingkat keca­matan sudah membentuk Satgas Sisca. Satu pekan se­kali, Satgas Sisca dievaluasi kecamatan. ”Pertama, tujuan­nya ingin mengetahui angka Covid-19 di Kecamatan Ciam­pea, sudah sejauhmana pen­dataan dan penanganannya,” tukasnya.

- Advertisement -

Sumber:Metropolitan.id

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian...

Kendaraan Listrik Harus Lalui Serangkai Uji Tipe Sebelum Turun ke Jalan

Jakarta - Indonesia mulai mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Setelah peraturan presiden soal kendaraan listrik terbit, berbagai dukungan...

Bima Arya : Habib Rizieq Dirawat di RS UMMI, Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kalau pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sedang dirawat di Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat....

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

JAKARTA -- Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur. MH mengalami penyiksaan mulai...

Donor Darah Puskesmas Cigombong di Sambut Gembira Oleh Warga

CIGOMBONG- Puskesmas Cigombong bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor, mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah di lakukan di ruang...

Berita Terkait
publikbicara.com