27.1 C
Bogor
Sabtu, 28 November 2020

Bupati Jadikan Wisma Diklat Kemendagri Kemang Jadi RS Darurat Covid 19

Berita Populer

Video penangkapan Pelaku Kriminal di Jasinga Kagetkan Warga Jasinga

JASINGA - Beredar video penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, yang terjadi di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari rekaman video yang...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang...

Warga Rumpin Antusias Tunggu Kedatangan Presiden Jokowi

RUMPIN - Antusias warga tunggu kedatangan Presiden Joko Widodo di Rumpin, Kabupaten Bogor dengan tujuan khusus (KHDTK) sekaligus pembagian...

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri...
- Advertisement -

Kemang -Bupati Bogor Ade Yasin bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan rumah sakit darurat untuk menangani Covid-19 yang ada wilayah Kabupaten Bogor. Senin siang (26/3) Bupati Bogor telah meninjau dan mengecek wisma Diklat Kemendagri di Jalan raya Parung Bogor, Desa Jampang, Kecamatan Kemang.

“Wisma Diklat Kemendagri itu nantinya akan digunakan untuk masyarakat Kabupaten Bogor yang ODP dan PDP mereka akan menempati wisma ini dengan ditangani secara medis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,”kata Bupati Bogor Ade Yasin, kepada wartawan, kemarin.

Ade Yasin mengatakan, setelah dicek secepatnya gedung wisma Diklat milik Kemendagri itu akan digunakan untuk rumah darurat ODP dan PDP.

- Advertisement -

“Secepatnya akan digunakan. Saya akan perintahkan Dinkes untuk menyiapkan fasilitas medis untuk digunakan di wisma Diklat Kemendagri itu,”kata Ade Yasin.

Bupati pun merinci setelah di cek wisma Diklat itu ada 147 bad, dengan 44 kamar. Diharapkan warga yang statusnya ODP dan PDP bisa dikarantina di sini.

“Dengan tujuan agar masyarakat yang ODP dan PDP tidak dikucilkan dilingkungan tempat ia tinggal, dan jug untuk menjaga keluarganya agar tidak tertular meskipun ODP dan PDP,,”katanya

- Advertisement -

Sementara dengan begitu 5 RSUD yang ada di Kabupaten Bogor bisa fokus untuk menangani pasien yang positif Covid 19.

“Karena wabah ini terus merambak di Kabupaten Bogor Orang Dalam Pemantauan (ODP) 161 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 58 orang, sedangkan yang positif 8 orang, 1 meninggal dunia,”kata Ade Yasin.

Bupati Bogor pun akan Melakukan rekruitmen relawan tenaga medis untuk membantu penanganan Covid 19 di Rumah Sakit Darurat yang sudah ditentukan Pemkab Bogor.

- Advertisement -

“Pemkab Bogor pun akan melakukan rekrutmen relawan untuk ditetapkan di rumah sakit darurat ini ,”pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Babinsa Sinarsari Kawal Penyaluran BST Di Kantor Pos

DRAMAGA - Anggota Koramil 2120/Ciomas wil kec Dramaga mendampingi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) 9 bertempat di Kantor Pos...

Kejanggalan Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor Dipertegas Hakim

BANDUNG - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki pemeriksaan saksi pemberi uang berinisial SP...

Pemberi Uang Berniat Menyerahkan Uang Bukan Kepada Iryanto Saat OTT DPKPP.

BOGOR-Sidang lanjutan Operasi Tangkap Tangan (OTT) DPKPP Kabupaten Bogor di gelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Rifandaru...

MMD Kecamatan Leuwisadeng, Galakan Kebersihan dan Kesehatan

LEUWISADENG - Sosialisasi kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat perlu digalakkan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar seperti pentingnya...

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di Tahun 2021-2022

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kemungkinan bakal naik antara 2021-2022 mendatang. Kebutuhan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan muncul karena saat ini pemerintah tengah merancang...

Berita Terkait
publikbicara.com