31.4 C
Bogor
Senin, 23 November 2020

Wagub Jabar: Jangan Abaikan Ibadah Di Tengah COVID-19*

Berita Populer

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Tingkatkan Ekonomi Warga Ditengah Pandemi Covid-19, Edot Kembangkan Ternak Ayam Kampung

LEUWISADENG – Berawal dari ketekunan dan kreatifitas, salahsatu warga di Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng libatkan para anak...

Dinilai Merugikan Konsumen, PLN ULP Leuwiliang di Soal

CIBUNGBULANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Uunit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang tidak tanggung-tanggung meminta kepada salah satu konsumen yang  harus...

Kades Cihideung Udik Ajak Warganya Yang Hobi Balap Motor Untuk Tidak Balap Liar

BOGOR - Kepala Desa Cihideung Udik H. Deny yang juga berposisi sebagai bendahara umum IMI Korwil Kabupaten Bogor nampak...
- Advertisement -

KOTA BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum berharap masyarakat tidak mengabaikan ibadah di tengah maraknya COVID-19.

Menurut Kang Uu, yang juga Mustasyar PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jabar, kekhawatiran tertularnya COVID-19 di tempat ibadah, seperti ketika salat jumat atau kegiatan tabligh akbar, tidak perlu dipandang berlebihan.

“Jangan sampai kekhawatiran terhadap hal-hal yang belum pasti, kewajiban agama jadi diabaikan apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan,” kata Kang Uu saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (17/3/20).

- Advertisement -

Kang Uu mengatakan, kemungkinan penularan COVID-19 di masjid ketika salat jumat tergolong kecil. Sebab, sebelum melaksanakan salat, orang diwajibkan berwudhu yang dapat menghilangkan potensi virus di area tubuh.

“Saya kira tidak usah berlebihan kan orang masuk masjid mau salat dan sebelumnya berwudhu dulu, dia kan sudah bersih dan ada doanya, islam itu sudah sempurna dalam segala hal,” ucapnya.

Selain itu, Kang Uu menyatakan bahwa salat jumat wajib dilaksanakan di masjid dan tidak bisa digantikan dengan salat dzuhur, kecuali bagi musafir dan ada mawani atau ada alasan yang diperbolehkan.

- Advertisement -

“Masa masyarakat tidak akan jumatan, memang bisa digantikan dengan shalat dzuhur tapi kan harus jelas alasanya seperti musafir atau ada mawani alias ada alasan yang diperbolehkan,” katanya.

Kang Uu menceritakan, di zaman Nabi, beribadah salat berjamaah di masjid tetap dilakukan, sekalipun dalam kondisi perang atau saat ada wabah penyakit. Menurut dia, dengan adanya musibah COVID-19 justru masyarakat harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meminta perlindungan kepada Allah SWT.

“Dulu juga tidak pernah mengabaikan, justru dengan adanya musibah ini kita harus bersabar, berikhtiar, berdoa untuk mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, makanya Kang Emil kan ada program subuh berjamaah,” ucapnya.

- Advertisement -

Kang Uu juga meminta masyarakat untuk tidak panik dengan membeli secara berlebihan alat pelindung diri seperti masker, hand sanitizer, dan thermal gun. Yang paling penting, kata dia, adalah masyarakat harus disiplin melakukan social distancing atau pembatasan interaksi yang sangat efektif mencegah penyebaran COVID-19.

“Tidak usah panik dan dipaksakan membeli alat-alat itu, cuci tangan dengan air biasa juga bisa, kalau masker kan untuk orang yang sakit atau berada disekitarnya, sementara untuk thermal gun kan bisa diganti juga dengan thermometer saya kira semua fungsinya sama. Jutru yang paling penting adalah taat melakukan social distancing,” terangnya.

Terkait stok pangan, Kang Uu menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) aman hingga bulan Ramadhan kedepan sekalipun adanya COVID-19.

“Stok pangan Jabar sekalipun ada peristiwai ini aman. Kasihan masyarakat kan sudah khawatir karena corona ditambah sembako susah jangan sampai itu terjadi, jangan khawatir untuk pangan kita aman, termasuk menghadapi Ramadhan kita juga sudah antisipasi,” katanya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Oppo Perkenalkan Teknologi Inovasi Layar Gulung

Jakarta - Dalam perhelatan OPPO INNO Day, OPPO memperkenalkan teknologi inovasi layar gulung. OPPO menjadi vendor smartphone pertama di...

Trump Lebih Pilih Main Golf , Tidak Ikut KTT G20

Jakarta,-- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak mengikuti hingga selesai Konferensi Tingkat Tinggi G20, dan memilih bermain golf di tengah jadwal pertemuan. Dia juga dilaporkan...

Jokowi Minta Libur Natal Dan Tahun Baru diperpendek

Jakarta,-- Presiden Joko Widodo meminta agar libur dan cuti bersama jelang Natal dan tahun baru diperpendek. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia...

MMD Kalong 2, Sampah Menjadi PR Besar

LEUWISADENG - Sesuai program dari Puskesmas Leuwisadeng, Pemerintah Desa (Pemdes) Kalong 2, adakan kegiatan musyawarah masyarakat desa (MMD) yang merupakan program tahunan yang mempertemukan...

Warga Yang Ikut Kerumunan Habib Rizieq Bisa Tes Swab Gratis

Jakarta -- Ketua Satuan Tugas Covid-19, Doni Monardo meminta masyarakat yang hadir dalam kerumunan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Petamburan, Slipi, Tebet, hingga Megamendung untuk...

Berita Terkait
publikbicara.com