29.9 C
Bogor
Senin, 15 Agustus 2022

Arab Saudi Hentikan Perkantoran Untuk Cegah Corona

Berita Populer

- Advertisement -

Jakarta– Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan edaran penangguhan kegiatan perkantoran pemerintah dan swasta, untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Penghentian kegiatan perkantoran itu tidak termasuk kegiatan yang berhubungan dengan kebutuhan umum, seperti apotek, toko sembako, pompa bensin, serta fasilitas kesehatan dan keamanan.

“Menghentikan kegiatan perkantoran pemerintah dan swasta, kecuali kegiatan terkait dengan kebutuhan umum,” demikian edaran Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dalam rilis yang dikirim oleh Kedubes RI di Saudi, Selasa (10/3).

- Advertisement -

Pemerintah juga melakukan pengecualian terhadap transportasi komersial dan makanan untuk keluar masuk wilayah kota.

Namun, mereka mengimbau warga yang melakukan kegiatan perkantoran untuk tetap menerapkan prosedur pencegahan wabah virus corona.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah melaporkan 15 kasus virus corona di negara tersebut. Sebagian besar merupakan warga negara Arab Saudi yang baru bepergian dari Iran atau Irak, dan kini dirawat di RS Qatif.

Baca Juga :  Peringatan HUT Veteran Nasional dan Lokapurna 2022, Danramil 2121/Cibungbulang: Kekompakan Warga Wujud Kekuatan Bangsa
- Advertisement -

Pasien terbaru merupakan warga negara Amerika Serikat yang datang dari Filipina dan Italia. Ia dinyatakan positif Covid-19 di Saudi dan menjalani perawatan di RS Riyadh.

Pemerintah Arab Saudi memang telah menutup sementara wilayah Qatif, sebagai upaya menahan penyebaran virus corona.

Mereka juga melakukan upaya isolasi terhadap Qatif, yang dihuni sekitar 500 ribu orang, sehingga membuat membuat semua aktivitas di perkantoran pemerintah dan swasta di Qatif berhenti.

- Advertisement -

Sebelumnya, pemerintah juga melarang sementara perjalanan menuju dan dari Uni Emirat, Oman, Turki, Prancis, Spanyol, Jerman, Kuwait, Bahrain, Libanon, Suriah, Korea Selatan, Mesir, Italia, Iran dan Irak.

Namun, jalur udara dan laut masih diizinkan dibuka untuk evakuasi dan perdagangan.

Baca Juga :  Buaya Kali Cisadane Gegerkan Warga Kampung Bantar Jaya

Selain itu, Kementerian Urusan Islam Da’wah dan Bimbingan Kejaraan Arab Saudi pun meminta para khatib mengurangi waktu khotbah menjadi tidak lebih dari 15 menit.

Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi dilakukan guna menyikapi penyebaran virus corona yang semakin meningkat.

KBRI Riyadh telah mengimbau WNI untuk tidak melakukan perjalanan ke wilayah Arab Saudi, menyusul sejak akhir Februari lalu, demi mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Mereka juga mengingatkan agar tetap berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi terkait virus corona, agar tidak menimbulkan hoaks.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian

KBRI Riyadh membuka nomor hotline Perwakilan RI di Arab Saudi untuk keadaan mendesak yakni +96 656 917 3990 dan +96 656 909 4526, serta hotline KJRI Jeddah yakni +96 650 360 9667.

Sumber:Cnn Indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
overcast clouds
29.9 ° C
29.9 °
28.6 °
66 %
0.2kmh
91 %
Sen
30 °
Sel
29 °
Rab
31 °
Kam
30 °
Jum
31 °

Berita terbaru

Semarak Peringatan HUT RI Ke-77 di Ciseeng Bogor Disambut Antusias Ribuan Warga, Ini Kata Bunda Neneng

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Acara perhelatan yang diselenggarakan panitia HUT RI kecamatan ciseeng kabupaten Bogor berlangsung semarak. Beberapa agenda kegiatan...

Berita Terkait
publikbicara.com