35.4 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Tangis Dan Haru Iringi Pelepasan Purna Tugas Camat Leuwisadeng

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...
- Advertisement -

Leuwisadeng,- Pelepasan Purna Tugas Camat Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Drs. Pepep Hamdi, M.Si, diwarnai isak tangis dan suasana haru para staf dan Kades se-Kecamatan Leuwisadeng. Selasa, (03/03/2020)

Bagi para staf Kecamatan dan Kades, nama Pepep Hamdi sudah seperti orang tua, saudara, maupun rekan yang bisa berbagi dalam segala hal positif.Camat leuwisadeng Pepep Hamdi menyampaikan, sejak memulai karir menjadi aparatur pemerintah 37 tahun yang lalu, memasuki 40 kecamatan termasuk Kecamatan leuwiliang mengatakan, selalu menjaga reputasinya sesuai dengan sabda Nabi, setiap orang harus bermanfaat untuk orang lain.

“Amanah yang Allah Berikan kepada saya selesai hari ini, dan menjaga sebuah reputasi kita bekerja saya pertahankan itu agar pada saat saya pensiun saya berdoa kepada Allah SWT selamat dunia akhirat” ujarnya.

- Advertisement -

Pada kesempatan ini Kepala Desa (Kades) Kalong I Yenih Yeyen Permana dengan haru mengatakan, bukan kehilangan orangnya tapi kehilangan masa kerjanya

“Untuk pribadi saya dan khusus nya untuk desa kalong satu memang beliau itu sangat baik sangat peduli kepada warga dan masyarakat khususnya warga saya sendiri. Ada pribahasa bukan perpisahan yang ku tangisi tapi pertemuanlah yang ku sesali, betul itu untuk pribadi saya” pungkasnya

Ditempat yang sama Kades Sadeng Asep Saepul Anwar mengucapkan, terimaksih yang sebesar-besarnya kepada bapak camat atas arahan dan bimbingan dalam mengemban tugas mebina masyarakat selama ini.

- Advertisement -

“Alhamdulilah Pak Camat Pepep Hamdi memang sosok camat yang bersikap seperti orang tua, saya sebagai kepala desa sangat berkesan saat ini pasti sangat kehilangan hal-hal yang positif dari pak camat yaitu rasa kekompakan yang sekarang kami terima itu alangkah berharganya pendidikan yang diberikan beliau” kata Asep.Acara yang di gelar di aula kecamatan leuwisadeng ini turut di hadiri Para kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT), Polsek dan Koramil Leuwiliang, Kepala Desa se-Kecamatan Leuwisadeng, Ketua MUI serta kepala sekolah se-kecamatan leuwisadeng dan para tokoh masyarakat.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

HKTI Kabupaten Bogor Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

KEMANG - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani yang juga Wakil MPR RI, dan Fadli Zon Wakil DPR RI sekaligus...

Operasi Tertib Pasar Pol PP Kabupaten Bogor Bongkar 150 PKL di Parung

PARUNG - Ratusan anggota Pol PP Kabupaten Bogor melakukan operasi tertib pasar. Menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan berdagang dibahu...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial dengan membagikan 500 paket sembako...

Jelang Pemeriksaan Pemberi Suap, Akankah Terbongkar Otak Dibalik OTT DPKPP?

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3 Maret 2020 yang saat itu...

Makan Mie Instan Tidak Boleh Lebih Dari Dua Kali Dalam Sepekan?

JAKARTA - Kalau sedang tak punya banyak waktu, banyak yang memilih makan mi instan. Harganya murah, porsinya mengenyangkan, dan tak perlu waktu lama untuk...

Berita Terkait
publikbicara.com