25.4 C
Bogor
Selasa, 1 Desember 2020

Jalan Manunggal Amblas dan Retak

Berita Populer

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...

Dapur dan Kolam Ikan Tertutup Material Longsor

NANGGUNG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Nanggung menyebabkan tebing persawahan di Kampung Cimanganten RT 01/11, Desa...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan...
- Advertisement -

Bogor-Jalan Manunggal, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor mengalami ambles dan keretakan, Senin (2/3).

Pantauan Metropolitan, ruas jalan tersebut juga mengalami keretakan cukup serius sepanjang 40 meter. Posisi jalan yang berada tepat di tebingan, membuat jalan tersebut harus ditutup sementara.

Saat dikonfirmasi, Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih menerangkan, keretakan jalan diakibatkan curah hujan yang tinggi. Tebingan yang berada persis di sisi jalan pun mengalami longsor.

- Advertisement -

“Selain itu, ini juga ada dugaan kebocoran pipa PDAM sehingga terjadi penurunan ruas jalan,” kata Juniarti, Senin (2/3).

Pihak Kecamatan Bogor Barat langsung melakukan kordinasi dengan Dinas PUPR dan Dishub Kota Bogor untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

Nampak sisi kiri jalan yang merupakan bagian dari jalan yang sudah ambles ditutup dengan menggunakan tali, agar masyarakat tidak melintas di area keretakan.

- Advertisement -

Dengan ketinggian tebingan sekitar 8 sampai 10 meter, menurut Juniarti kondisi jalan sudah sangat berbahaya.

“Pengguna jalan saya harap berhati-hati dan masyarakat akan membantu mengatur jalan,” pungkasnya.

Sumber : Metropolitan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...

Dapur dan Kolam Ikan Tertutup Material Longsor

NANGGUNG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Nanggung menyebabkan tebing persawahan di Kampung Cimanganten RT 01/11, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung longsor,...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan malam (THM) di Kampung Dago,...

Koramil 2116 Leuwiliang Bantu Kantor Pos Salurkan BST

LEUWILIANG - Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp 300.000 per bulannya. Dan biasanya didampingi oleh...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor 67 tahun 2017 dan Nomor...

Berita Terkait
publikbicara.com