Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi kiprah Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan agama dan pendidikan umum.
Apresiasi itu disampaikan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade saat menghadiri Haul 1 Tahun Almarhum KH Helmy Abdul Mubin yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami, Leuwiliang, Kamis (20/8/2026).
Jaro Ade menyampaikan salam hormat Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada keluarga besar Ummul Quro. Menurutnya, perkembangan lembaga pendidikan tersebut menunjukkan kontribusi besar yang telah diwariskan almarhum KH Helmy Abdul Mubin.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami maupun yayasan yang diperjuangkan dengan susah payah hingga menjadi universitas,” kata Jaro Ade.
Ia menilai, Ummul Quro tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi telah berkembang hingga memberikan akses pendidikan umum dan pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Menurut Jaro Ade, perjuangan KH Helmy telah meninggalkan warisan yang lebih luas dari sekadar lembaga pendidikan. Ilmu, keteladanan, serta para alumni yang tersebar di berbagai daerah menjadi bagian dari peninggalan yang terus memberikan manfaat.
“Ciri-ciri orang yang berada di surganya Allah, pertama keluarganya rukun, tampak kompak. Yang kedua, secara otomatis saat meninggalkan, ilmunya itu terasa. Perjalanan hidupnya itu terasa oleh kita saat ini,” ujarnya.
Jaro Ade juga menyoroti keberadaan ribuan alumni Ummul Quro yang kini berkiprah di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, kiprah para alumni menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan yang dibangun KH Helmy memberikan dampak bagi masyarakat.
“Ummul Quro memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. Begitu banyak ribuan alumni yang luar biasa di mana-mana, hampir di semua provinsi,” ungkapnya.
Ia berharap keluarga besar Ummul Quro, termasuk para alumni, santri dan santriwati, dapat meneruskan perjuangan serta nilai-nilai yang diwariskan KH Helmy.
Jaro Ade menegaskan, keberadaan lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti Ummul Quro memiliki posisi penting dalam pembangunan manusia. Pendidikan agama dan pendidikan umum dinilai perlu berjalan beriringan untuk melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Pemkab Bogor, kata dia, akan terus menghargai kontribusi lembaga pendidikan keagamaan yang selama ini turut membantu pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus.
“Dua kontribusi pendidikan umum dan pendidikan agama ini menjadi sesuatu yang luar biasa yang diwariskan dari almarhum,” pungkasnya.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













