Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Perjalanan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus terhenti di babak perempat final Japan Open 2026. Mereka kalah dari pasangan Chinese Taipei, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun, dengan skor 18-21, 15-21 pada pertandingan yang berlangsung di Tokyo, Jumat (17/7/2026).
Usai pertandingan, Meilysa Trias Puspitasari mengakui duetnya belum mampu menampilkan performa terbaik. Menurutnya, terlalu banyak kesalahan sendiri menjadi faktor utama yang dimanfaatkan lawan untuk mengendalikan jalannya laga.
“Tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyak mati sendiri dan itu harus dikurangi ke depannya. Kami harus tampil lebih baik, lebih fokus di China Open minggu depan,” ujar Trias dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (18/7).
Meski gagal melangkah ke semifinal, pasangan yang akrab disapa Ana/Trias itu tidak ingin larut dalam kekecewaan. Mereka langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi China Open pekan depan dengan persiapan yang lebih matang.
Senada dengan Trias, Febriana Dwipuji Kusuma menilai tidak ada kendala berarti selama pertandingan. Kondisi fisik maupun persiapan dinilai sudah cukup baik, termasuk meski mereka sehari sebelumnya tidak menjalani pertandingan.
“Tidak ada kendala di lapangan, kami sudah siap sebenarnya, tidak berpengaruh juga karena kemarin tidak bertanding. Tapi memang hari ini kami kurang safe mainnya. Banyak pengembalian bola yang mengambang dan kurang bagus,” kata Febriana.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap penampilan lawan yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
“Pasangan Chinese Taipei ini punya permainan yang safe, dari pola permainan mereka juga cukup padu dan kuat,” ungkapnya.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow











