Beranda Daerah AISNU Jabar Bawa Madrasah Digital ke Pesantren Pelosok Sukabumi

AISNU Jabar Bawa Madrasah Digital ke Pesantren Pelosok Sukabumi

Publikbicara.com – Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) Jawa Barat terus memperluas penguatan literasi digital bagi kalangan pesantren melalui program Ekspedisi Santri Nusantara AISNU Jabar ke Pelosok Negeri. Kali ini, kegiatan digelar di Pondok Pesantren Riyadlus Shibyan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Dalam kunjungan tersebut, AISNU Jabar menghadirkan program Madrasah Digital, sebuah sesi edukasi yang membekali santri dengan kemampuan memahami dan menyaring informasi di era digital. Para peserta juga diajak memanfaatkan media digital sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai keislaman, adab, dan budaya pesantren.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Koordinator Bidang Lingkungan dan Kepesantrenan AISNU Jawa Barat, Abdul Azis Al Gifari, didampingi Imam Nawawi dan Rd. Muhammad Andika.

“Ekspedisi Santri Nusantara merupakan komitmen kami agar santri di pelosok tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi informasi. Melalui Madrasah Digital, kami ingin membangun ekosistem pesantren yang melek teknologi sehingga santri mampu menjadi penyebar narasi positif di ruang digital,” ujar Abdul Azis Al Gifari, Senin (13/7/2026).

Selain memberikan edukasi literasi digital, AISNU Jabar juga menggandeng Qudwah Indonesia dalam program Berbagi Kebahagiaan. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi warga Pondok Pesantren Riyadlus Shibyan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Riyadlus Shibyan, KH. Samsul Romli, menyambut baik kehadiran rombongan AISNU Jabar dan Qudwah Indonesia. Ia mengapresiasi kepedulian kedua lembaga yang telah menjangkau pesantren di wilayah Surade untuk menghadirkan edukasi sekaligus bantuan sosial.

Melalui perpaduan program literasi digital dan aksi kemanusiaan tersebut, AISNU Jawa Barat berharap lahir generasi santri yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan zaman.(Red).

READ  Aspal Terkelupas di Leuwiliang, Akses Karehkel - Rumpin Jadi Sorotan 

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPolsek Nanggung Salurkan 11 Ribu Liter Air Bersih untuk Dua Desa Terdampak Kemarau
Artikulli tjetërDPRD Soroti Kendala SPMB 2026, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Tanpa Intervensi