Beranda News Bupati Bogor Siapkan Flyover Bomang, Jalur Tengah Disulap Jadi Kawasan Pertanian Terpadu

Bupati Bogor Siapkan Flyover Bomang, Jalur Tengah Disulap Jadi Kawasan Pertanian Terpadu

Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mematangkan sejumlah program pembangunan yang menggabungkan aspek infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jalan Bojonggede – Kemang (Bomang) yang akan dilengkapi jalan layang (flyover).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada percepatan infrastruktur, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudy usai meninjau kawasan Jalan Bomang bersama jajaran TNI, pegiat lingkungan, dan perangkat daerah dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Menurut Rudy, keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon, penyebaran benih ikan, dan aksi bersih lingkungan menunjukkan meningkatnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.

“Partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pihak,” ujarnya.

Selain pembangunan flyover Bomang yang ditargetkan memasuki tahap lelang pada Desember 2026, Pemkab Bogor juga menyiapkan konsep pemanfaatan kawasan jalur tengah sebagai area pertanian terpadu selama proses pengembangan berlangsung.

Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat pelatihan budidaya tanaman dan peternakan yang dapat dimanfaatkan warga untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga merancang pembangunan Taman Wisata Edukasi Sampah. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran pengelolaan sampah sekaligus sarana edukasi mengenai potensi ekonomi dari pengolahan limbah rumah tangga.

Rudy menilai sampah tidak semata-mata menjadi persoalan lingkungan, tetapi dapat menjadi sumber nilai tambah apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.

Di sektor infrastruktur, Pemkab Bogor mengakui masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan peningkatan kualitas jalan dan fasilitas penunjang lainnya. Kecamatan Dramaga, Nanggung, serta beberapa kawasan lain masuk dalam daftar prioritas penanganan pemerintah daerah.

READ  Program SAMISADE Antarkan Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Detik Jabar Award 2025

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Rudy memastikan pembangunan tetap berjalan melalui penetapan skala prioritas serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemerintah terus bergerak menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan pembebasan lahan yang kerap menjadi tantangan dalam proses pembangunan,” katanya.

Pemkab Bogor berharap berbagai program tersebut dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang lebih maju, berdaya saing, serta tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan Bogor yang lebih baik, dengan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga,” tutup Rudy.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakMenkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Dinamika Global