Pelatih Hendri Susilo didampingi penyerang Malut United, David Da Silva saat memberikan keterangan. Dok: BRI SUPER LEAGUE.
Publikbicara.com – Malut United menghadapi ujian berat pada laga pekan ke-34 BRI Super League saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Sabtu (23/5). Datang dengan kekuatan terbatas, tim tamu tetap memasang target membawa pulang poin.
Pelatih Hendri Susilo mengakui timnya kehilangan sejumlah pemain inti menjelang laga penutup musim. Absennya beberapa nama penting membuat Malut United hanya membawa 16 pemain ke Samarinda.
Sejumlah pemain yang dipastikan absen antara lain Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Lucas Cardoso, dan Wbeymar Angulo akibat akumulasi kartu. Sementara Alan Jose serta Tyronne del Pino masih menjalani pemulihan cedera.
Ciro Alves juga belum bisa tampil karena kondisi kesehatan, sedangkan Igor Inocencio absen karena urusan keluarga.
Meski demikian, Hendri memastikan kondisi tim tetap kondusif dan seluruh pemain yang dibawa siap tampil menghadapi tekanan tuan rumah.
“Kami membawa 16 pemain ke Samarinda karena ada beberapa yang cedera dan mendapatkan akumulasi kartu. Walau begitu, persiapan tim tetap berjalan baik dan semua pemain yang dibawa dalam keadaan siap untuk bermain,” tutur Hendri Susilo dikutip dari laman resmi BRI SUPER LEAGUE, Jumat (22/5).
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena Borneo FC masih menjaga peluang dalam persaingan papan atas klasemen. Namun Malut United menegaskan tidak datang hanya untuk bertahan.
“Kami datang dengan target untuk mencuri poin di kandang Borneo FC,” tambahnya.
Laga ini juga menjadi penentu posisi akhir Malut United musim ini. Saat ini mereka menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 53 poin, hanya terpaut dua angka dari Persebaya Surabaya di posisi keempat.
Tambahan poin di Samarinda akan membuka peluang bagi Malut United untuk menutup musim di jajaran papan atas kompetisi.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













