Dok. Foto: BMKG.
Publikbicara.com – Aktivitas kegempaan di Kabupaten Tanggamus, Lampung, tercatat mencapai 55 kejadian dalam rentang waktu sekitar empat jam pada Rabu (28/10/2026). Salah satu gempa yang terjadi pada petang hari memiliki magnitudo 3,5 dan getarannya dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.
Berdasarkan hasil analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 18.59.15 WIB. Episenter berada di darat, sekitar 10 kilometer barat laut Tanggamus, pada koordinat 5,39 derajat Lintang Selatan dan 104,67 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 3 kilometer.
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di Kotaagung, Sumberejo, Ulu Belu, Talang Padang, Pulau Panggung, Sukoharjo, dan Dadapan. Wilayah-wilayah tersebut mengalami guncangan dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI), yakni getaran yang dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Meski getaran dirasakan di sejumlah daerah, hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan akibat gempa.
BMKG juga mencatat adanya rangkaian aktivitas seismik di wilayah Kabupaten Tanggamus. Sejak pukul 15.22 WIB hingga pukul 19.24 WIB pada hari yang sama, tercatat sebanyak 55 kejadian gempa bumi.
Catatan tersebut menunjukkan aktivitas kegempaan yang berlangsung berulang di wilayah Tanggamus selama periode pemantauan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi BMKG untuk memperoleh perkembangan terbaru terkait aktivitas gempa bumi.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













