Beranda Daerah Taufik/Ongky Tembus Final Surabaya International Challenge 2026

Taufik/Ongky Tembus Final Surabaya International Challenge 2026

Ganda putra Indonesia Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio memastikan tiket ke final Polytron Surabaya International Challenge 2026. Foto: PBSI.

Publikbicara.com – Ganda putra Indonesia Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio memastikan tiket ke final Polytron Surabaya International Challenge 2026 setelah melewati pertandingan sengit kontra wakil Filipina, Solomon Jr. Padiz/Julius Villabrille.

Bertanding di Surabaya, Sabtu (26/9/2026), Taufik/Ongky yang ditempatkan sebagai unggulan kedua menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 15-21, 21-8.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi final kedua yang berhasil mereka capai pada tahun ini. Hasil itu menjadi momentum kebangkitan setelah penampilan mereka di dua pertandingan terakhir di Pontianak belum membuahkan hasil sesuai harapan.

Ongky mengatakan kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Pada gim pertama, mereka langsung berusaha mengambil inisiatif permainan dengan menekan lawan sejak awal. Namun, fokus mereka sempat menurun sehingga lawan mampu memberikan perlawanan.

“Puji Tuhan bisa melewati pertandingan hari ini tanpa cedera serta diberikan kemenangan. Di game pertama dari awal kami sudah menekan, namun sempat kehilangan fokus dan kami mencoba lebih enjoy agar bisa menyusul,” ujar Ongky dikutip dari laman resmi PBSI, Minggu (27/9).

Situasi berubah pada gim kedua. Taufik/Ongky justru kehilangan fokus dan terbawa pola permainan pasangan Filipina sehingga harus menyerah 15-21.

Evaluasi dilakukan pada interval menuju gim penentuan. Masukan dari pelatih membuat mereka mencoba memperbaiki awal permainan dan tampil lebih agresif.

“Di game kedua kami kurang siap dan kurang fokus jadi terbawa pola permainan lawan. Di game ketiga pelatih memberikan arahan kepada kami untuk menyiapkan start-nya agar lebih bagus,” kata Taufik.

Strategi tersebut berjalan efektif. Taufik/Ongky mampu mendominasi gim ketiga dan hanya memberikan delapan poin kepada pasangan Filipina sebelum mengunci kemenangan 21-8.

READ  Nova Widianto Kembali ke Pelatnas, Ditugaskan Bangkitkan Ganda Campuran Indonesia

Bagi Taufik/Ongky, pencapaian di Surabaya menjadi kesempatan untuk kembali membangun kepercayaan diri. Keduanya berharap penampilan di partai final dapat berujung pada gelar juara.

“Ini pertandingan ke-4 kami. Alhamdulillah bisa masuk dua final. Dua pertandingan terakhir di Pontianak kemarin hasil kurang bagus, bersyukur bisa kembali ke final,” ujar Taufik.

Menghadapi pertandingan terakhir, Taufik/Ongky memilih lebih dulu memulihkan kondisi fisik sekaligus mempelajari permainan calon lawan melalui rekaman pertandingan.

“Kami mau menjaga dulu dari istirahatnya dan mencari video main lawan,” ujar Ongky.

Mereka juga membawa evaluasi dari dua kekalahan beruntun sebelumnya saat menghadapi Yeremia/Patra. Pengalaman tersebut menjadi bahan untuk meningkatkan persiapan dan latihan menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

“Tadi rekan setim kami kalah dan kami mau dari tim kami ada yang masuk ke final juga. Target pribadi kami pastinya mau juara,” kata Ongky.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakBooth Humas Polri di CFD Sudirman Jadi Ruang Warga Kenali Hak Informasi
Artikulli tjetërMarc Klok Tetap Dukung Haye dan Ragnar di Timnas Indonesia