Pelajar SMP Negeri 1 Gunung Putri. Foto: Bogor24jam/Brosan.
Publikbicara.com – Nama Varen Premierly Purwoko mulai mencuri perhatian di arena tenis kelompok umur. Pelajar SMP Negeri 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, itu terus menunjukkan perkembangan positif setelah bersaing dalam sejumlah turnamen tenis tingkat nasional hingga internasional.
Varen yang berasal dari Jonggol kini menempati peringkat keempat nasional Kelompok Umur (KU) 12 tahun. Ia juga tercatat berada di peringkat ke-27 nasional untuk kategori KU 14 tahun.
Dalam beberapa bulan terakhir, putra pasangan Imam Purwoko dan Nancy Rakayo tersebut aktif mengikuti sejumlah kejuaraan, di antaranya Detec Sukoharjo dan ATF Sportama Jakarta 2026.
ATF Sportama Jakarta 2026 menjadi salah satu pengalaman penting bagi Varen. Turnamen tersebut mempertemukan petenis-petenis muda dari sejumlah negara, termasuk India, Kazakhstan, China, Taiwan, Thailand, Hong Kong, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Amerika Serikat, dan Indonesia.
Pada ATF Sportama Jakarta 2026 Week 1 yang berlangsung 18–25 Juli 2026, Varen turun di kategori KU 14 tahun. Meski harus menghadapi lawan yang lebih berpengalaman, ia mampu bersaing dalam persaingan tenis junior level internasional tersebut.
Performa Varen berlanjut pada ATF Sportama Jakarta 2026 Week 2, yang digelar 26 Juli hingga 1 Agustus 2026. Kali ini, ia berhasil menembus babak Main Draw ATF.
Sebelumnya, Varen juga mencatatkan prestasi dengan meraih juara ketiga nomor ganda pada turnamen Detec Sukoharjo.
Rangkaian hasil tersebut menjadi bekal bagi Varen untuk menghadapi tantangan berikutnya. Ia dijadwalkan kembali memperkuat Indonesia pada Asia Oceania Tennis Championship di Singapura pada September 2026.
Kepala SMP Negeri 1 Gunung Putri, Omay Komara, M.Pd., mengapresiasi capaian yang diraih siswanya tersebut.
Menurut Omay, prestasi Varen menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Varen dinilai mampu mengembangkan bakatnya di bidang tenis tanpa meninggalkan tanggung jawabnya sebagai pelajar.
“Varen tetap fokus mengembangkan hobinya di bidang tenis lapangan tanpa mengesampingkan kegiatan akademiknya di sekolah. Ini adalah contoh peserta didik yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Omay dikutip dari bogor24jam, Sabtu (8/8).
Ia berharap konsistensi latihan dan dukungan dari keluarga, sekolah, serta lingkungan dapat membantu Varen berkembang lebih jauh.
Perjalanan Varen juga menjadi gambaran bahwa atlet muda dari Kabupaten Bogor memiliki peluang untuk bersaing di panggung yang lebih luas. Setelah mulai menembus persaingan nasional dan turnamen internasional, tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan di level Asia.
Kini, perhatian Varen diarahkan ke Singapura. Asia Oceania Tennis Championship pada September mendatang menjadi kesempatan berikutnya bagi petenis muda Jonggol tersebut untuk membawa nama Indonesia di pentas regional.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













