PBSI resmi menunjuk Nova Widianto untuk mengisi posisi Kepala Pelatih ganda campuran. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali mempercayakan sektor ganda campuran pelatnas kepada Nova Widianto. Mantan pasangan Liliyana Natsir itu resmi ditunjuk sebagai Kepala Pelatih Ganda Campuran Pelatnas.
Penunjukan tersebut diumumkan PP PBSI pada 5 Agustus 2026. Bagi Nova, posisi ini menjadi kesempatan kedua menangani sektor ganda campuran Indonesia setelah sebelumnya mendapat tugas serupa pada 2021.
Kehadiran Nova diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya PBSI meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mengembalikan daya saing ganda campuran Indonesia di level internasional.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, menilai Nova memiliki modal pengalaman yang kuat, baik ketika masih menjadi atlet maupun saat menjalani karier sebagai pelatih.
“Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih,” kata Eng Hian dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (8/8).
Dia berharap kehadirannya dapat membawa energi baru, meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat daya saing pasangan-pasangan ganda campuran Indonesia, serta mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik di berbagai turnamen internasional.
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan energi baru dalam pembinaan para pemain ganda campuran Indonesia.
PBSI juga menaruh harapan agar Nova dapat memperkuat kualitas pasangan-pasangan yang ada serta mendorong mereka meraih prestasi di berbagai turnamen internasional.
Nama Nova sendiri bukan sosok asing dalam sejarah ganda campuran Indonesia. Saat masih aktif sebagai pemain, ia menjadi salah satu andalan Merah Putih bersama Liliyana Natsir.
Duet tersebut berhasil merebut gelar juara dunia pada 2005 dan 2007. Keduanya juga menyumbangkan medali perak untuk Indonesia pada Olimpiade Beijing 2008.
Setelah mengakhiri karier sebagai atlet, Nova melanjutkan kiprahnya di dunia kepelatihan. Salah satu pencapaian terbesarnya terjadi ketika menangani sektor ganda campuran Malaysia.
Pada 2024, Nova mencatat sejarah dengan membawa pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menjadi juara dunia. Prestasi itu menjadikannya pelatih pertama yang mengantarkan ganda campuran Malaysia meraih gelar juara dunia.
Kini, pengalaman tersebut kembali dibawa pulang ke Indonesia. PBSI berharap penunjukan Nova dapat mempercepat proses regenerasi sekaligus meningkatkan performa ganda campuran pelatnas.
Dengan rekam jejak sebagai mantan juara dunia, peraih medali Olimpiade, hingga pelatih yang mampu mencetak juara dunia, Nova diharapkan dapat membawa ganda campuran Indonesia kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di panggung bulutangkis dunia.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













