Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke semifinal China Open 2026. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke babak semifinal China Open 2026 setelah menumbangkan pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dengan skor meyakinkan 21-15, 21-13, Jumat (24/7/2026).
Unggulan kedua itu tampil solid sepanjang pertandingan. Meski menang dua gim langsung, Fajar mengakui lawan memberikan perlawanan yang tidak mudah, terutama dalam reli-reli panjang yang memaksa mereka tetap fokus hingga poin terakhir.
“Alhamdulillah bersyukur diberikan kemenangan, kelancaran juga di pertandingan hari ini. Meskipun skor jauh tapi memang tidak mudah untuk kami menghadapi pasangan Korea. Beberapa kali bola yang harusnya kami bisa mematikan, tapi mereka bisa mengembalikan,” ujar Fajar usai pertandingan seperti dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (24/7).
Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada keberhasilan menjalankan strategi sekaligus beradaptasi dengan kondisi lapangan yang memiliki karakter angin berbeda di setiap sisi.
“Kami sudah siap dengan strategi yang diterapkan. Kondisi lapangan membuat permainan tidak mudah karena ada sisi yang kalah dan menang angin. Saya rasa lawan juga merasakan hal yang sama sehingga cukup memengaruhi jalannya pertandingan,” tambahnya.
Kemenangan ini membawa Fajar/Fikri semakin dekat dengan peluang merebut gelar. Namun, tantangan yang lebih berat telah menanti di semifinal, yakni menghadapi pasangan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Fikri menyebut duel melawan wakil China dipastikan berlangsung sengit karena kedua pasangan sudah beberapa kali bertemu di berbagai turnamen internasional.
“Besok sudah ditunggu Liang/Wang. Bermain melawan tuan rumah tentu bukan hal yang mudah karena mereka pasangan yang sangat baik. Kami sudah beberapa kali bertemu, jadi masing-masing sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan lawan. Yang terpenting sekarang adalah mempersiapkan diri dan menjalani recovery dengan maksimal,” kata Fikri.
Laga semifinal diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi Fajar/Fikri. Selain menghadapi pasangan papan atas dunia, mereka juga harus mengatasi tekanan bermain di hadapan publik tuan rumah demi menjaga asa melangkah ke partai final China Open 2026.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













