Pelatih Bali United Youth, Sandhika Pratama menjalani Workshop Coach Educator PSSI Angkatan 2 pada 22-26 Juni 2026 di Yogyakarta.Dok: PSSI.
Publikbicara.com – Pelatih Bali United Youth, Sandhika Pratama, mengikuti Workshop Coach Educator PSSI Angkatan 2 yang berlangsung di Yogyakarta pada 22–26 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program penyegaran (refreshment) bagi para Coach Educator agar mampu mencetak pelatih sepak bola yang mengikuti perkembangan metode kepelatihan modern.
Sandhika menjadi salah satu wakil Bali bersama pelatih Perseden Denpasar, Anak Agung Ketut Bramastra. Mereka bergabung dengan sejumlah pelatih nasional berpengalaman, di antaranya Wolfgang Pikal, Rudy Eka Priyambada, dan Nil Maizar.
Selama hampir sepekan, para peserta mendapat pembekalan dari jajaran instruktur PSSI, yakni Alistair Smith yang kini bertugas di Departemen Pendidikan dan Pengembangan PSSI, bersama Aldi Iqbal, Bambang Nurdiansyah, dan John Arwandi.
Menurut Sandhika, workshop tersebut memberikan banyak pembaruan mengenai metode pembelajaran bagi para calon pelatih yang kini terus berkembang mengikuti dinamika sepak bola dunia.
“Kegiatan selama ini banyak hal yang saya dapatkan terutama meng-update diri sebagai seorang Coach Educator dalam melatih para calon pelatih yang baru dengan ilmu kepelatihan yang sedang berkembang,” ungkapnya dikutip dari laman resmi Bali United, Sabtu (27/6).
Selain itu, lanjutnya, dalam Coach Educator Refreshment ini banyak hal baru yang saya pelajari sehingga nantinya bisa dibagikan kepada para pelatih baru mengikuti perkembangan sepak bola yang terus dinamis mengikuti tren perkembangan zaman.
Sandhika merupakan satu dari dua Coach Educator yang dimiliki Bali United FC. Selain dirinya, I Gde Mahatma Dharma juga telah mengikuti program penyegaran serupa untuk meningkatkan kualitas pendidikan kepelatihan di Bali.
Sejauh ini, Bali United bersama PSSI Bali telah menyelenggarakan sekitar enam gelombang Kursus Lisensi D PSSI yang menghasilkan hampir 500 pelatih baru dari Pulau Dewata.
Program pengembangan tersebut akan berlanjut pada akhir Juni 2026 melalui pelaksanaan Kursus Lisensi D PSSI. Selanjutnya, pada Juli 2026, Bali United bekerja sama dengan PSSI Bali untuk pertama kalinya menggelar Kursus Lisensi C PSSI sebagai upaya meningkatkan kualitas pelatih lokal dan memperkuat pembinaan sepak bola Indonesia.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













