Beranda Daerah 20 Paket Logistik Disebar ke Korban Angin Punting Beliung Di Dramaga Bogor

20 Paket Logistik Disebar ke Korban Angin Punting Beliung Di Dramaga Bogor

Publikbicara.com – Korban bencana alam angin puting beliung di Kecamatan Dramaga mendapatkan bantuan Logistik 20 paket dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor .

Total rumah warga yang rusak akibat terdampak angin kencang ada 155 bangunan, termasuk satu GOR rusak Berat.

 

“Rusak berat ada 15 rumah, dan satu GOR. Rusak sedang ada 34 rumah, rusak ringan ada 104 rumah, satu muslah . Total banggunan yang rusak ada 155 banggunan,” ujar Sekertaris Kecamatan Dramaga Ine Handayani.

Ine mengungkapkan cuacanya
ekstrim yang terjadi Rabu sore ( 01/11) menyebabkan 155 bangunan rusak di tujuh Desa.

Baca Juga :  Misteri TPS Liar: Kuburan Sampah Tersembunyi di Parung Panjang, Apa yang Terjadi di Balik Tirai Sampah

Rumah warga yang kondisinya rusak sudah didata oleh Desa dan dilaporkan Dinsos, BPBD, PMI dan DKPP Kabupaten Bogor.

20 paket bantuan logistik
dari Dinsos Kabupaten Bogor diprioritaskan untuk rumah yang kondisinya rusak berat yakni di Sukawening, Sinarsari , Babakan, Neglasari.

“Alhamdulillah, hari ini untuk rumah warga yang rusak berat mendapatkan bantuan logistik dari Dinsos Kabupaten Bogor sebanyak 20 paket. Terdiri dari bantuan beras, selimut handuk, mie instan, dan terpal. bantuan tersebut langsung di distribusikan ke rumah warga yang membutuhkan,” ujarnya .

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Beri Apresiasi Atas Pertandingan Timnas Indonesia Vs Filipina

Ine menambah dari tujuh Desa yang terdampak bencana alam, paling banyak rumah warga yang rusak di Desa Sukawening yakni 60 rumah.

Untuk rumah warga yang rusak diusulkan ke DKPP Kabupaten Bogor agar bisa cepat mendapatkan bantuan , sementara rumah warga yang tidak bisa ditempati disarankan untuk sementara tinggal di rumah family.

“Kita menghimbau ke warga yang memiliki rumah warga berada di tebing dan rawan longsor, ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang agar mengungsikan dulu tempat yang lebih aman,” tukasnya.

 

Editor: Tama

Artikulli paraprakPerda fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren Segera di Sahkan
Artikulli tjetërAan Triana Minta Manajemen RSUD Leuwiliang Evaluasi Diri Terkait Pelayanan