Beranda Daerah Puskesmas Curug Jasinga Sudah Capai 94 Persen, Sweeping Vaksin Polio Sampai ke...

Puskesmas Curug Jasinga Sudah Capai 94 Persen, Sweeping Vaksin Polio Sampai ke Pelosok

Publikbicara.com, – Demi kejar target petugas kesehatan dari Puskesmas Curug Kecamatan Jasinga sampai sweeping vaksin polio ke pelosok kampung, yang berada di perbatasan wilayah Banten.

Kepala Puskesmas Curug Alih Yuliadi menjelaskan, pelaksanaan sub pin polio di wilayah kerja puskesmas curug terus dilakukan sampai dengan mencapai target.

“Salah satunya dengan melakukan sweeping ke rumah sasaran yang lokasinya agak jauh dari pos pin yg telah di sediakan,” ucapnya ketika dikonfirmasi wartawan.

Alih mengatakan karena wilayah kerja puskesmas yang luas dan jarak antar kampung sangat berjauhan, sehingga sweeping harus dilakukan untuk menjangkau sasaran dipelosok.

“Alhamdulillah dengan dilakukannya sweeping, sasaran dapat dicapai sehingga target dapat maksimal,” jelasnya.

Ia menambahkan ada dua kampung yang memang lokasinya cukup jauh dan lebih dekat ke wilayah Banten.

“Ada dua kampung yakni Keusal dan Cibentang, saat ini real target vaksin di Puskesmas Curug sudah mencapai 94 persen,” kata Alih.

Meskipun trek yang jauh petugas kesehatan di Curug, tetap semangat menjalani kerjaan sampai sweepinh ke pelosok kampung.

Baca Juga :  Dewa United Menang Telak 3-0 di Kandang Lawan Persebaya

“Semangat nomor pertama karena ini salah satu bentuk dedikasi kami sebagai petugas kesehatan, melayani masyarakat,” katanya.
(Dzikri)
[13/4 21.30] Pb Jenal: Ribuan Jenis Kembang Api Ditemukan Tertimbun di Lahan Tambang

CIGUDEG – Masyarakat wilayah Desa Mekarjara Kecamatam Cigudeg dihebohkan, penemuan ribuan jenis kembang api yang tertimbun di area lahan tambang milik PT Prayoga (PPE).

“Saat ditemukan sudah ditimbun dalam tanah dan banyak warga yang mengambil kembang api berbagai jenis,” kata Kapolsek Cigudeg Kompol Wagiman kepada wartawan, Kamis (13/4).

Ia mengatakan penemuan kembang api sudah dalam keadaan tertimbun tanah yang berlokasi di tanah milik PT Prayoga (PPE) beralamat di Desa mekarjaya.

“Memang banyak masyarakat yang sedang berupaya menggali keberadaan kembang api yang tertimbun, kami langsung melakukan tindakan dengan memberikan garis police line,” ucapnya.

Dirinya langsung koordinasi dengan pihak pemilik tanah dan satpam setempat, terkait asal usul kembang api yang ditimbun di wilayah Cigudeg.

Baca Juga :  Reformasi Kesehatan 2025: Segini Harga Iyuran Sistem BPJS Kesehatan

“Dari keterangan saksi, bahwa mendapat telepon dari pimpinannya akan ada kiriman kembang api, yang akan dimusnahkan dengan cara ditimbun,” tuturnya.

Untuk pemusanahannya dilakukan dengan ditimbun dan disiram air, dan keberadannya kembang api disini masih terus diselidiki.

“Untuk pihak pengangkut dari PT MAA dan hanya membawa petasan dari jakarta ke lokasi Cigudeg agar dimusnahkan,” kata dia.

Dari hasil pengumpulan data dan keterangan saksi, didapati bahwa kembang api ini sudah tidak layak dan harus dimusnahkan.

“Pemilik kembang api PT Panca Buana Global Kharisma dan alasannya karena sudah tidak layak pakai,” katanya.

Bahkan lokasi pemusnahan sudah mengantongi ijin langsung tentang akan adanya pengajuan pemusnahan petasan ke Mabes Polri.

“Surat resmi diajukan 13 maret 2023, dan surat ijin pemusnahan dari mabes telah turun resmi, kemudian hari sabtu 8 april 2023 kembang api di bawa dari Jakarta ke lokasi Cigudeg dan pada 9 april 2023 baru dimusnahkan,” ungkapnya.

 

 

 

Editor : Dzikri

Artikulli paraprakRibuan Jenis Kembang Api Ditemukan Tertimbun di Lahan Tambang di Cigudeg Bogor
Artikulli tjetërCharta Politika Indonesia Rilis Hasil Survei, Elektabilitas Jaro Ade Sebagai Calon Bupati Bogor Tahun 2024 Berada di Posisi Teratas