Beranda Nasional Fatmawati Sang Penjahit Merah Putih

Fatmawati Sang Penjahit Merah Putih

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia tak pernah lepas dari Fatmawati yang menjadi penjahit bendera merah putih. Fatmawati adalah perempuan yang menjahit bendera sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamirkan.

Dikutip dari laman resmi Kemensos, Fatmawati merupakan perempuan kelahiran Bengkulu. Ia merupakan istri dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Ia selamanya akan dikenang sebagai penjahit bendera merah putih.

Gagasan Fatmawati ini mendahului ide agung Soekarno dan tokoh kemerdekaan lainnya. Kala itu, Fatmawati tidak sengaja mendengar teriakan bahwa bendera Indonesia belum ada saat Soekarno bersama tokoh lainnya sedang berkumpul menyiapkan peralatan untuk pembacaan naskah teks proklamasi. Tanpa pikir panjang, segera Fatmawati mencoba untuk menjahit bendera Sang Saka Merah Putih. Walau hanya ‘Merah dan Putih’ tentu saja bukan perkara mudah bagi Fatmawati yang saat itu sedang hamil besar.

Baca Juga :  Ekspedisi Muhibah Budaya Jalur Rempah: Menghidupkan Kembali Sejarah Maritim Indonesia

Dengan menggunakan alat jahit tangan, bendera Merah Putih berukuran 2×3 meter itu dijahit oleh Fatmawati di ruang makan dengan harapan kelak dapat digunakan untuk keperluan bangsanya.

Dalam Buku berjudul Berkibarlah Benderaku (2003), yang ditulis oleh Bondan Winarno, diketahui Fatmawati sambil menitikkan air mata ketika menjahit bendera ini. Bukan tanpa alasan, sebab saat itu Fatmawati tengah menanti kelahiran Guntur Soekarnoputra, yang memang sudah bulannya untuk dilahirkan.

Di buku tersebut juga dijelaskan bahwa Fatmawati menjahit menggunakan mesin jahit Singer yang hanya bisa digerakkan menggunakan tangan saja. Karena mesin jahit yang menggunakan kaki, tidak diperkenankan mengingat usia kehamilan Fatmawati yang tinggal menunggu waktunya saja untuk melahirkan. Fatmawati baru menyelesaikan jahitan bendera Merah Putih itu dalam waktu dua hari.

Baca Juga :  500 Anak Yatim Berdoa untuk Jaro Ade Menjadi Bupati Bogor 2024: Masyarakat Cigombong Deklarasi Relawan JAPATI

Bendera Merah Putih berukuran 2×3 meter itu untuk pertama kalinya dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Bertahun-tahun bendera Sang Saka yang dijahit oleh Fatmawati ini dikibarkan dalam upacara kenegaraan. Sampai akhirnya bendera tersebut digantikan oleh duplikatnya mengingat usianya yang sudah tua. Fatmawati pun terus dikenang sebagai penjahit bendera merah putih.

Sumber : Detik

Artikulli paraprakI Dewa Ayu Dipilih Jadi Pembawa Bendera Merah Putih
Artikulli tjetërUpacara HUT RI ke- 77, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Dolomani Dari Buton