Beranda News Eddy Gombloh Tutup Usia, Evry : Semoga Karya-karya Eddy Gombloh Jadi Ladang...

Eddy Gombloh Tutup Usia, Evry : Semoga Karya-karya Eddy Gombloh Jadi Ladang Amal

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Dunia komedi Tanah Air tengah berduka. Komedian senior Eddy Gombloh meninggal dunia.

Eddy Gombloh mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sarjito, Yogyakarta, pada hari kamis pukul 12.30 WIB. Kabar meninggalnya Eddy diungkap Ketua Humas PARFI Evry Joe.

“Beliau meninggal tadi siang di Jogja. Beliau lumayan panjang umur ya. Beliau aktor komedian populer bersama Ateng waktu itu,” kata Evry.

Evry juga berdoa agar karya-karya Eddy Gombloh bisa menjadi ladang amal.

“Semoga almarhum berpulang dengan khsunul khotimah. Karya beliau akan jadi ladang amal di kemudian hari,” tuturnya.

Lebih lanjut, Evry menilai bahwa semasa hidup Eddy Gombloh sudah memberikan sumbangsih besar bagi industri film Tanah Air.

Kata Evry, karakter Eddy Gombloh sangat melekat bagi setiap orang yang pernah menontonnya di televisi.

Baca Juga :  Suara Partai Golkar Diprediksi Duduki Dua kursi DPR RI Dapil V Kabupaten Bogor: PPP Harus Siap-siap Tergeser

“Pembelajaran untuk para seniman budayawan komedian indonesia betapa mereka itu memiliki karakter yang sangat kuat,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi beredar Eddy bakal dimakamkan besok, di Jakarta. Kata Evry, Eddy rencananya dimakamkan di TPU Tegal Alur, Cengkareng.

“(Eddy dimakamkan) TPU Tegal Alur Cengkareng. Jam 12 Besok siang,” jelas Evry.

Diketahui, Eddy menghembuskan napas terakhirnya di usia 80 tahun. Sepanjang kariernya, Eddy Gombloh bahkan sudah bermain dalam puluhan film.

Beberapa kali, Eddy juga bermain bersama dengan komedian betawi Benyamin Sueb. Keduanya berakting dalam film Biang Kerok, Benyamin Brengsek, hingga Benyamin Tukang Ngibul.

Puncak popularitas Eddy Gombloh terjadi pada tahun 1980-an dan 1990-an. Di era ’80, honor yang didapatnya dari dunia perfilman pada saat itu sekitar Rp 2 juta. Angka itu terbilang begitu besar pada masa itu, di mana uang Rp 100 masih sangat berharga.

Baca Juga :  Eksplorasi Mendalam tentang Tanaman Bunga Zinia Anggun

Polo Srimulat menceritakan kenangannya bersama Eddy Gombloh. Almarhum dikatakan merupakan gurunya dan sempat membuat grup bersama.

“Memang beliau itu, guru saya. Ketika saya masuk ke Jakarta saya bikin grup sama almarhum. Saya, almarhum Eddy Gombloh, almarhum Mamiek dan Suci Cerewet,” katanya.

Polo Srimulat juga menyebut sosok Eddy Gombloh merupakan pribadi yang unik terutama ketika mengobrol dengan sosok almarhum.

“Beliau itu unik ya, jadi kalau bicara kapasitas kelucuan wajar. Karena beliau artis senior tahun 92, siapa yang nggak kenal Eddy Gombloh. Utamanya dia di film,” pungkasnya.

Sumber : Detik

Artikulli paraprakSambut HUT RI, Bibinsa Desa Pabuaran Melatih Tim Linmas untuk Lomba PBB
Artikulli tjetërJadi Idola Emak-emak, Tukang Tahu Gejrot Ini Viral Karena Tubuhnya Yang Kekar