Viral Video Sekelompok Orang Musnahkan Ribuan Aqua Botol

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

KALTIM – Viral! Beredar video sekelompok orang memusnahkan ribuan botol air mineral merk Aqua. Tindakan itu diduga berkaitan dengan aksi boikot produk Prancis.

Dalam video tersebut terlihat, sejumlah orang membuang dan menginjak-injak botol air mineral merk Aqua produksi perusahaan Danone, yang diketahui bermarkas di Prancis.

Kejadian ini terjadi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

- Advertisement -

Suara dalam video juga menyebut jelas, bahwa aksi boikot itu dilakukan di Kutai Kartanegara. Sembari merekam, dia juga membacakan hadist yang tidak selesai.

“Pemusnahan produk-produk Prancis di Toko H. Cilik Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur @produk AQUA 450DUS,” tulisnya dikutip dari Suarajakarta.id, Rabu (4/11/2020).

Sebanyak 2500 orang merespon dan menyukai postingan itu. Namun, rata-rata komentar yang diunggah menyayangkan sikap tersebut, karena dinilai terlalu mubazir.

- Advertisement -

“Astagfirullah.. Kalau boleh saran, janganlah makanan dan minuman dibuang. Mubazir. Kalau boleh, produk yang sudah beredar ditarik lagi dan dibagikan ke orang yang membutuhkan dan selanjutnya diboikot. Bukankan Allah Swt membenci umatnya yang membuang-buang makanan,” tulis @Firmansyah Nirwana Sari

Ungkapan yang sama juga datang dari @Ari Putra.

“Di video belum selesai membaca kalimat hadist, tapi video telah habis dan terpotong. Di sini saya melihat ya sengaja agar masyarakat rusuh. Janganlah ribut yang komen, janganlah difitnah karena video tidak selesai,” saran Ari.

- Advertisement -

Diketahui, Indonesia termasuk salah satu negara yang menyerukan boikot produk Prancis.

Di Indonesia sendiri lumayan banyak produk Prancis, bahkan beberapa di antaranya sering dikonsumsi.

“Semakin elu musnahkan, kemudian barangnya kosong ya mereka akan pesan lagi. Malah kalian tambah bikin dosa, di Indonesia masih banyak daerah yang kekurangan air, kenapa anggak lu sumbangin aja. Kan jadinya pahala,” sebut @Efraim Bungsu.

Jawaban Aqua

Salah satu produsen makanan asal Prancis, Danone lega pemerintah Jokowi tak boikot produk Prancis karena Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina umat Islam. Danone senang dan menyambut baik.

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan keputusan tak boikot itu disampaikan Kementerian Perdagangan.

“Oleh karena itu, sebagaimana yang beredar di media, kami menyambut baik pernyataan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan dimana pemerintah telah mengambil langkah untuk tidak ikut serta memboikot produk-produk Prancis karena hal tersebut di luar dari konteks perdagangan,” ujar Arif di Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Arif menuturkan, produk-produk perseroan seperti SGM dan AQUA, adalah produk-produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia oleh tenaga kerja Indonesia untuk konsumen Indonesia.

“SGM sudah hadir sejak 1965, AQUA juga hadir sejak 1973 di Indonesia dan telah menjadi kepercayaan banyak konsumen sampai sekarang,” katanya.

Danone pun akan terus memaksimalkan usaha dalam membantu menyediakan produk bernutrisi untuk mendukung generasi masa depan. Serta menawarkan hidrasi sehat untuk memenuhi kebutuhan hidrasi keluarga Indonesia.

“Oleh karena itu kami akan tetap melanjutkan komitmen kami untuk melayani kebutuhan nutrisi dan hidrasi sehat melalui jutaan pedagang yang menjual produk kami di Indonesia dan disiapkan oleh hampir dari 15.000 karyawan kami di seluruh Indonesia,” ujar Arif.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Presiden Jokowi menilai bahwa kebebasan berekspresi yang mencederai kehormatan, kesucian serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan.

Indonesia pun mengecam keras kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban Jiwa.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak pemboikotan terhadap produk Prancis seiring Presiden Emmanuel Macron yang masih bersikeras tidak meminta maaf kepada umat Islam atas pelecehannya terhadap Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam (SAW).

MUI juga meminta Presiden Prancis segera menghentikan segala tindakan penghinaan dan pelecehan terhadap Nabi Muhammad SAW, terlebih Komisi HAM PBB menyebut penghinaan terhadap Rasulullah bukanlah bentuk kebebasan berekspresi.

MUI juga mendukung sikap Organisasi Kerja sama Islam (OKI) yang telah memboikot produk-produk dari Prancis.

sumber:Suarajabar

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Berawal Cekcok di Medsos, Dua Pria Berkelahi Hingga Tewas

JAKARTA -- Seorang pria berinisial FS (22) tewas dibacok dalam perkelahian di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/2)....

Berita Terkait
publikbicara.com