Kehilangan Motor Dan Nyaris Diperkosa Setelah Bertemu Pria Yang Baru Dikenal Di Whatsapp

Berita Populer

- Advertisement -

Sukabumi – Wanita asal Sukabumi ini nyaris saja diperkosa kenalannya via WhatsApp (WA). Tidak itu saja, motor miliknya dibawa kabur pelaku. Duh.

Wanita berinisial K yang masih berusia 17 tahun ini sempat telantar di Bekasi setelah dibawa pergi pria yang baru dikenalnya via aplikasi WA itu.

K sempat telantar di Bekasi dan akhirnya bisa sampai di Polsek Kedungwaringin, Polres Metro Bekasi.
Gadis itu kini telah kembali ke rumahnya di Sukabumi setelah dijemput kedua orang tua dan perwakilan sekolahnya Sabtu malam (24/10/2020).

- Advertisement -

Gadis berinisial K ini tidak keberatan membagikan cerita yang dialaminya kepada wartawan.

“Saya tahu pria itu setelah membuat status di aplikasi WhatsApp. Sudah lama berteman di WhatsApp tapi tidak pernah sengaja berkomunikasi karena tidak kenal,” katanya.

“Dia dapat nomor saya karena saya menyebar pesan berantai memberitahukan nomor baru ke kontak WhatsApp, mungkin pesan itu sampai ke dia lalu nomor saya dia simpan,” jelasnya, Sabtu (24/10/2020).

- Advertisement -

Saat itu K membuat status di WA soal mencari ponsel dengan kapasitas ram yang besar.

Tidak lama pria mengaku berinisial R itu mengomentari status K.

Saat itu R mengaku tinggal di wilayah Bogor.

- Advertisement -

Singkat cerita, keduanya lalu janjian di wilayah Palabuhanratu, Sukabumi.

Saat bertemu itu, R bilangnya ponsel yang kapasitas besar ada di ibunya.

Pria R ini juga menunjukkan kontak dengan ibunya. Setelah itu, R menepuk pundak K dan K mengaku enggak ingat apa-apa lagi.

“Saya dengar dia ngomong dengan nada tinggi. Ayo ikut!” ungkap K.

K mengaku tersadar ketika berada di wilayah Cariu, Kabupaten Bogor.

Saat itu ia diajak berkeliling oleh pria yang baru dikenalnya itu. Namun beberapa kali tangan pria itu menepuk pundak K hingga kemudian ia tersadar berada di wilayah Kabupaten Karawang.

“Saya sadar dipinjam KTP, katanya untuk menginap. Ketika di kamar dia mengajak hubungan badan saya tolak. Bahkan dia juga ancam akan memperkosa saya. Saya tendang dia. Malam itu tidak tidur, karena takut,” ucapnya.

“Saya tahu malam itu di wilayah Karawang karena sempat pegang ponsel dia dan ngecek di aplikasi peta,” kata K.

Malam itu K lolos dari upaya pemerkosaan pria tersebut. Sampai keesokan harinya ia kembali dibonceng pelaku menggunakan motor miliknya.

Hingga ke daerah Bekasi, ia yang diduga masih dipengaruhi hipnotis, lalu diturunkan pelaku di Kedungwaringin.

Motor bersama tas berisi ponsel dibawa oleh pelaku.

Singkat cerita, informasi soal K disebar melalui media sosial oleh anggota kepolisian. Hingga kemudian sampai ke telinga kedua orang tuanya. K dijemput orang tuanya.

“Dia menangis saat dijemput, yang penting saat ini anak saya selamat. Kalau soal motor biarlah, saat ini lebih kepada memulihkan kondisi anak saya dulu,” singkat E, ayah K seperti dilansir detikcom.

Sumber : Pojok Bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Peringati Dua Hari Besar Keagamaan, Menteri Johnny: Momentum Bersejarah dan Anugerah Persaudaraan

JAKARTA- Tanggal 13 Mei 2021 diperingati sebagai hari besar dua umat beragama di Indonesia. Pertama, hari raya Idul...

Berita Terkait
publikbicara.com