Dalam Sebulan Ini Warga Bogor Diresahkan Serangan Geng Motor dan Senjata Tajam

Berita Populer

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Bupati Bogor Bagi Penghargaan, Honor Nakes Sempat Telat Dua Bulan

CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada 200 orang mulai dari Kepala Desa hingga RT/RW, Babinsa dan Babinkamtibmas se...

Sejumlah Wilayah di Kecamatan Leuwiliang Diterpa Angin Puting Beliung

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang juga melanda Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang pada, Senin sore (01/03/2021) merobohkan beberapa...

Konsleting Listrik, Satu Rumah Hangus Terbakar

CIBUNGBULANG-Sebuah rumah di perumahan Citoh, Cluster Panca Blok M, nomor 23, Kecamatan Cibungbulang, hangus dilalap si jago merah pada...

Hujan Es, Empat Pohon Tumbang di Leuwiliang

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang robohkan sedikitnya 4 pohon tumbang di jumlah wilayah di Desa Cibeber 2,...
- Advertisement -

BOGOR – Dalam sebulan ini, warga Kota Bogor diresahkan dengan adanya serangan dari sekelompok orang yang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam.

Tercatat, sebulan ini saja, ada dua kasus penyerangan geng motor terhadap warga. Yakni menyerang warga Kelurahan Cikaret dan Kelurahan Cilendek Barat.

Dari kedua aksi yang terjadi ini, polisi baru berhasil meringkus pelaku dari serangan yang terjadi di Kelurahan Cilendek Barat.

- Advertisement -

Aparat kepolisian berhasil meringkus tujuh pelaku dari total 20 orang lebih yang diduga melakukan penyerangan pada 20 Oktober silam.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, sebelumnya sempat viral di media sosial rekaman video yang memperlihatkan sekumpulan orang, yang diduga geng motor, wara-wiri melakukan penyerangan terhadap pemukiman warga.

Berbekal informasi yang didapat, unit Reskrim Polsek Bogor Barat kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial RRY alias Anong.

- Advertisement -

“Setelah mengamankan satu pelaku, diamankan kembali enam pelaku lainnya inisial MF alias Ami, SG, AP alias Aang, FR alias Kiday alias Kiki, GMI dan RF alias Bagol. Namun akan kita kembangkan kembali kasus ini karena ada 20 orang yang melarikan diri,” kata saat jumpa pers di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Jumat (23/10).

Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian, diantaranya tiga bilah golok panjang, dua bilah clurit dan satu stik bisbol.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 Tentang Senjata Tajam dan Pasal 170 KUHP Tentang Penyerangan/Kekerasan Bersama Terhadap Orang maupun Barang dengan ancaman paling lama lima tahun penjara.

- Advertisement -

Sumber:Metropolitan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Penerapan Ganjil Genap Kota Bogor, Kasus Covid-19 Menurun

BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi menghentikan sementara kebijakan Ganjil Genap di Kota Bogor selama dua akhir pekan kedepan. Sebab...

Berita Terkait
publikbicara.com